edisiana.com – Lionel Scaloni tampil menjelang final Piala Dunia dengan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada Spanyol dan Luis de la Fuente.
Pelatih asal Argentina itu menyatakan bahwa ia mengenal La Roja dengan sangat baik setelah mempelajari mereka selama berbulan-bulan.
Ia memuji gaya bermain Spanyol yang dominan dalam penguasaan bola, organisasi permainan yang rapi, hingga kualitas individu yang dimiliki skuad asuhan De la Fuente.
“Spanyol adalah tim yang luar biasa. Mereka memiliki identitas yang sangat jelas, tahu bagaimana menguasai pertandingan, dan telah menunjukkan level yang sangat tinggi sepanjang turnamen,” ujar Scaloni dikutip dari Marca pada Sabtu ini.
Meski penuh pujian, pelatih berusia 48 tahun itu memastikan Argentina tidak datang ke final hanya untuk mengagumi lawannya.
Menurutnya, Albiceleste telah menganalisis setiap detail permainan Spanyol dan siap memberikan perlawanan terbaik demi mempertahankan mahkota juara dunia.
Scaloni juga memberikan sorotan khusus kepada Lamine Yamal, yang dinilainya sebagai salah satu talenta paling istimewa di sepak bola saat ini.
Ia bahkan menyebut pemain muda Barcelona tersebut mampu membuat perbedaan dalam satu momen, meski usianya masih sangat belia.
“Yamal adalah pemain yang luar biasa. Dia memiliki kualitas yang jarang dimiliki pemain seusianya. Kami harus memberikan perhatian khusus kepadanya, tetapi Spanyol bukan hanya tentang satu pemain,” katanya.
Di sisi lain, Scaloni tak lupa menyanjung kapten sekaligus ikon Argentina, Lionel Messi. Sang pelatih menegaskan kehadiran Messi tetap menjadi pembeda terbesar bagi Albiceleste, baik lewat kualitas di lapangan maupun pengaruhnya di ruang ganti.
“Bagi kami, Leo selalu spesial. Dia adalah pemimpin, pemain yang menentukan, dan kehadirannya memberi kepercayaan diri kepada seluruh tim. Kami berharap dia bisa kembali menikmati malam besar di final,” tutup Scaloni.
Final yang mempertemukan Spanyol dan Argentina diprediksi berlangsung sengit. Dua tim yang tampil paling konsisten sepanjang turnamen kini hanya berjarak satu pertandingan dari trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.(maq)
