edisiana.com – Cristiano Ronaldo gagal menjadi pembeda saat Portugal memulai perjalanan mereka di Piala Dunia. Sang megabintang tak mampu mencetak gol dan harus puas melihat timnya ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada Kamis dini hari.
Portugal sebenarnya membuka laga dengan sempurna. Baru enam menit pertandingan berjalan, João Neves membawa Selecao das Quinas unggul lewat sundulan tajam memanfaatkan umpan silang Pedro Neto.
Stadion NRG yang dipadati pendukung Portugal pun bergemuruh menyambut gol cepat tersebut. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama.
Saat Portugal berharap menutup babak pertama dengan keunggulan, DR Kongo justru memberikan kejutan besar.
Di masa tambahan waktu, Yoane Wissa menyambut umpan silang Arthur Masuaku dengan sundulan akurat yang tak mampu dihentikan kiper Portugal.
Gol tersebut langsung memicu ledakan kegembiraan dari para suporter berbaju biru. Bukan sekadar gol penyeimbang, itu adalah gol Piala Dunia pertama DR Kongo dalam 52 tahun sejarah partisipasi mereka di turnamen terbesar dunia.
Hasil ini juga membuat DR Kongo mengikuti jejak Cape Verde yang sebelumnya sukses menahan imbang Spanyol tanpa gol. Negara Afrika itu menunjukkan bahwa mereka datang bukan hanya untuk menjadi pelengkap.
Di hadapan 68.777 penonton di Stadion NRG, Republik Demokratik Kongo tampil penuh keberanian meski menghadapi salah satu favorit turnamen.
Bagi mereka, menurut ESPN, ini merupakan penampilan kedua sepanjang sejarah di Piala Dunia setelah debut pada 1974 ketika negara tersebut masih bernama Zaire.
Sementara itu, sorotan kini tertuju kepada Ronaldo. Di usia yang tak lagi muda, kapten Portugal itu gagal meninggalkan jejak pada laga pembuka.
Portugal memang belum kalah, tetapi hasil imbang ini menjadi peringatan bahwa jalan menuju kejayaan tidak akan semudah yang dibayangkan.(maq)
