edisiana.com — Arsenal harus menelan pil pahit di kandang sendiri. Sang juara Liga Inggris takluk 2-3 dari Borussia Dortmund dalam laga sengit Piala Emirates di Stadion Emirates, Minggu malam.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Dortmund tampil berani dan mampu mengejutkan publik tuan rumah lewat gol Samuele Inacio. Penyerang tersebut menuntaskan peluang dengan penyelesaian apik untuk membawa tim tamu unggul.
Dortmund semakin menggila. Konstantino Karetsas kemudian mencetak gol kedua melalui tendangan melengkung spektakuler yang membuat Arsenal berada dalam posisi sulit.
Namun, The Gunners belum menyerah. Ethan Nwaneri memperkecil ketertinggalan setelah Arsenal membangun serangan dengan apik. Christos Tzolis menjadi sosok penting dalam terciptanya gol tersebut.
Drama kembali terjadi setelah Dortmund mencetak gol ketiga. Joane Gadou memanfaatkan situasi dari tendangan sudut untuk mengoyak gawang Arsenal dan membuat skor menjadi 3-1.
Arsenal mendapat kesempatan untuk kembali hidup setelah Tzolis dilanggar di kotak penalti. Viktor Gyokeres maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna. Skor berubah menjadi 3-2.
Sayangnya bagi Arsenal, gol tersebut menjadi yang terakhir dalam waktu normal. Dortmund keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.
Namun, drama belum benar-benar berakhir. Setelah pertandingan, kedua tim melanjutkan duel melalui adu penalti, terlepas dari hasil laga.
Kali ini Arsenal menunjukkan mental berbeda. Melansir BBC, Gabriel Jesus, Fabio Vieira, Piero Hincapie, Gabriel Martinelli, dan Nwaneri semuanya sukses menjalankan tugas sebagai algojo.
Arsenal pun memenangkan adu penalti tersebut. Kekalahan 2-3 dari Dortmund akhirnya mendapat sedikit pelipur lara dari kemenangan dalam drama titik putih.(maq)
