edisiana.com – Nashville SC mencatat kemenangan gemilang dengan skor 3-0 atas Columbus Crew pada Rabu malam, sekaligus mengakhiri lima pertandingan tak terkalahkan milik Crew di MLS. Kemenangan ini juga mengukuhkan posisi Nashville di peringkat ketiga klasemen Wilayah Timur.
The Crew sebenarnya memiliki peluang untuk melompati Nashville di klasemen, namun justru harus menyaksikan rekor positif mereka terhenti secara menyakitkan.
Nashville unggul cepat hanya dalam 65 detik setelah tembakan Alex Muyl yang dibelokkan oleh bek Crew, Sean Zawadzki, berbuah gol bunuh diri. Tim tamu kemudian menggandakan keunggulan di menit ke-30 lewat kerja sama apik para bintang mereka.
Andy Najar mengirimkan umpan diagonal ke sisi kiri untuk Sam Surridge, yang lalu mengirimkan bola lambung ke kotak penalti. Hany Mukhtar menyambutnya dengan sliding shot melewati Patrick Schulte untuk mencetak gol ke-11-nya musim ini.
Kebobolan gol cepat tampaknya menjadi pola buruk bagi Crew. Dalam laga akhir pekan lalu, mereka juga kebobolan oleh FC Cincinnati dalam 35 detik pertama dan sempat tertinggal dua gol sebelum bangkit dan menang 4-2.
Ironisnya, Surridge juga sempat mencetak gol cepat saat kedua tim bertemu pada 28 Mei, yang berakhir imbang 2-2—dengan Crew diselamatkan oleh gol bunuh diri di menit akhir.
Namun, kali ini tidak ada kebangkitan. Nashville tetap mendominasi dan menutup pertandingan dengan gol ketiga di menit ke-82. Ahmed Qasem memberikan umpan matang kepada Surridge, yang tinggal menyelesaikan peluang untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Statistik menunjukkan Crew unggul dalam jumlah tembakan, yakni 23 berbanding 10. Namun, efektivitas dan pertahanan solid Nashville membuat perbedaan besar. Kiper Joe Willis hanya perlu melakukan empat penyelamatan untuk mencatat clean sheet kedelapannya musim ini.
Menurut ESPN, dengan kemenangan ini, Nashville tak hanya mempertegas dominasinya atas Columbus musim ini, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di papan atas Wilayah Timur.(maq)
