edisiana.com – Manchester City akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia Antarklub FIFA dengan menghadapi Wydad Casablanca, klub asal Maroko, pada Rabu, 18 Juni pukul 23.00 WIB di Philadelphia. Laga ini juga akan menjadi debut bagi rekrutan anyar City, Tijjani Reijnders.
Musim lalu menjadi periode mengecewakan bagi The Sky Blues, yang mengakhiri kampanye tanpa satu pun trofi. Mereka finis ketiga di Liga Premier dan takluk dari Crystal Palace di final Piala FA. Ini menjadi musim pertama sejak 2017 di mana tim asuhan Pep Guardiola gagal mengangkat trofi mayor.
Kini, tekanan ada di pundak para pemain City untuk menebus kegagalan tersebut, dan Reijnders menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
“Itu hampir menjadi keputusan yang mudah ketika City datang. Sebuah pilihan yang jelas pada akhirnya. Bermain di sepak bola Eropa penting, dan membela City adalah mimpi,” ujar Reijnders dinukil dari ESPN pada hari ini.
Gelandang berusia 26 tahun itu mencetak 10 gol liga musim lalu bersama Milan dari lini tengah. Ia berharap bisa membawa kontribusi serupa ke skuad City.
“Musim lalu saya mulai lebih banyak mencetak gol, dan saya merasa itu sangat penting untuk seorang gelandang. Gol dan assist, itu yang saya cari,” ungkapnya.
“Musim pertama di Milan, saya kurang tenang saat mendapat peluang. Itu jadi fokus saya sepanjang musim panas, dan sekarang saya siap memperbaikinya.”
Pertandingan melawan Wydad bisa menjadi awal yang menentukan, baik bagi Reijnders dalam membuktikan kualitasnya, maupun bagi Manchester City untuk kembali ke jalur juara di bawah Guardiola.(maq)
