edisiana.com – Harry Kane menandai akhir musim dengan cara yang hanya bisa dilakukan striker kelas dunia: hattrick, gelar juara, dan status top skor Bundesliga.
Sang kapten Inggris menjadi bintang utama dalam pesta kemenangan FC Bayern Munich 5-1 atas 1.
FC Köln pada laga penutup musim.
Allianz Arena baru berjalan 10 menit ketika Kane membuka pertunjukan.
Berawal dari sundulan cerdas Joshua Kimmich, sang bomber menyambut bola dengan tendangan voli tajam yang tak mampu dihentikan kiper lawan.
Kolaborasi keduanya kembali menghukum Köln hanya tiga menit berselang. Kimmich kembali menjadi kreator lewat sundulan hasil situasi bola mati, sebelum Kane melepaskan tembakan rendah ke sudut gawang untuk menggandakan keunggulan Bayern.
Tim tamu sempat memberi respons melalui Said El Mala pada menit ke-18 setelah serangan balik cepat yang mengejutkan lini belakang Bayern. Namun harapan Köln bertahan singkat.
Tom Bischof segera memulihkan dominasi tuan rumah lewat sepakan rendah dari luar kotak penalti yang membuat skor berubah menjadi 3-1.
Babak kedua kembali menjadi milik Kane. Pada menit ke-69, striker Inggris itu menuntaskan hattrick-nya dengan cara spektakuler: tembakan keras dari jarak 25 yard setelah menerima umpan Leon Goretzka.
Pesta Bayern ditutup pada menit ke-83. Luis Díaz memberikan assist matang kepada Nicolas Jackson, pemain pinjaman dari Chelsea FC, untuk mencetak gol kelima dan memastikan kemenangan telak sang juara Bundesliga.
Musim ini benar-benar menjadi panggung pribadi bagi Kane. Sebelumnya mengutip BBC, ia juga mencetak hattrick Bundesliga saat Bayern menghancurkan RB Leipzig 6-0 pada Agustus.
Lalu menang 4-1 atas TSG Hoffenheim pada September, dan pesta lima gol di kandang VfB Stuttgart pada Desember.
Statistiknya nyaris absurd: 63 gol untuk klub dan tim nasional hanya dalam 55 pertandingan sepanjang musim 2025/26.
Di Bundesliga saja, Kane menutup kompetisi dengan 36 gol dari 31 pertandingan — angka yang menegaskan statusnya sebagai predator paling mematikan di Eropa saat ini.(maq)









