edisiana.com – Ketua eksekutif Liga Premier Richard Masters ogah menonton pertandingan Manchester City dengan West Ham. Dan justru sebaliknya akan menghadiri laga Arsenal melawan Everton pada Minggu, 19 Mei.
Arsenal juga memiliki peluang untuk meraih trofi pertamanya sejak 2004 silam di Emirates. Namun City juga bisa merebut gelar jika mereka mengalahkan tim David Moyes.
Arsenal perlu mengalahkan Everton untuk mempunyai peluang menjadi yang teratas dan itu harus dibarengi dengan City yang menderita kekalahan atau ditahan imbang.
Meskipun City tampaknya lebih berpeluang menjadi juara dan mengangkat trofi untuk keenam kalinya dalam tujuh musim, Masters tidak akan hadir di pertandingan mereka.
CEO Liga Premier malah memutuskan untuk pergi ke Emirates untuk menonton Arsenal saat The Gunners berupaya mengamankan gelar liga pertama mereka dalam 20 tahun.
Itu berarti Masters akan menghindari skenario yang berpotensi canggung dalam mempersembahkan trofi Liga Premier kepada City di tengah 115 dugaan pelanggaran aturan FFP.
Bulan lalu, Masters mengkonfirmasi bahwa City akan mengadakan sidang atas 115 dakwaan mereka dalam waktu dekat.
“Kami tidak dapat mengomentari kasus ini, tanggalnya sudah ditentukan.Kasus ini akan terselesaikan dengan sendirinya dalam waktu dekat. Saya tidak bisa berkomentar lebih lanjut mengenai hal itu,” kata Masters dinukil dari MetroSports pada Jumat ini.
City, yang selalu membantah melakukan kesalahan, didakwa melanggar peraturan keuangan selama periode sembilan tahun dari 2009 hingga 2018.(maq)
