edisiana.com – Mantan wakil presiden komite wasit Spanyol (CTA) Jose Maria Enriquez Negreira mengancam akan membuka skandal klub Barcelona.
Seperti dilansir EL Mundo pada Jumat ini, dia menuding pada 2019 silam klub Catalan berhenti melakukan pembayaran ke perusahaannya.
Negreira kini sedang diselidiki oleh kantor kejaksaan Spanyol karena menerima setidaknya €1,6 juta dari Barca antara 2016 dan 2018 untuk pekerjaan konsultasi.
Media Spanyol itu juga mengungkapkan burofax, yang dikirim Negreira pada Februari 2019 kepada presiden Barca saat itu Josep Maria Bartomeu, mengancam akan membuka dugaan penyimpangan klub kecuali kerjasama mereka dilanjutkan.
Barca berhenti melakukan pembayaran ke perusahaan sebagian milik Negreira DASNIL 95 SL setelah Juni 2018 setelah Negreira tidak lagi menjadi wakil presiden CTA.
Menurut El Mundo, Barca membayar total €6,65 juta tanpa pajak kepada perusahaan Negreira, dengan pembayaran sejak 2001. Ketika itu Joan Gaspart menjadi presiden klub.
Presiden klub berikut dilaporkan melanjutkan pembayaran tersebut dan bahkan meningkatkan jumlahnya.
Barca juga telah mengeluarkan pernyataan, bahwa layanan yang dikontrak dari perusahaan Negreira, antara lain, untuk laporan teknis terkait wasit profesional dan praktik seperti itu biasa terjadi dalam sepak bola.
Presiden LaLiga Javier Tebas mengatakan Barca tidak akan menghadapi sanksi olahraga bila ada pengungkapan Negreira.
Sebab undang-undang pembatasan di Spanyol memungkinkan untuk menghukum klub hanya dalam waktu tiga tahun dari pelanggaran apa pun.
Tentang tuduhan itu, mantan presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu menjelaskan tidak masuk akal pihaknya membayar wasit mana pun.(maq)
