edisiana.com – Atmosfer membara di Bilino Polje, dan Bosnia & Herzegovina menutup malam krusial kualifikasi Piala Dunia dengan kemenangan telak 3-1 atas Romania. Hasil yang langsung mengamankan langkah mereka ke babak play-off.
Sejak peluit pertama, pada pertandingan Sabtu malam waktu setempat, Romania tampil menggila. Mereka menekan tanpa henti, membuka peluang demi peluang, dan akhirnya memetik buahnya.
Daniel Bîrligea menuntaskan umpan silang Valentin Mihăilă dengan tembakan akurat ke tengah gawang—1-0, para pendukung tuan rumah dibuat terdiam.
Serangan Rumania tak berhenti. Dennis Man bahkan nyaris menggandakan keunggulan, namun kiper Nikola Vasilj melakukan penyelamatan gemilang.
Barulah setelah setengah jam, Bosnia perlahan keluar dari tekanan. Benjamin Tahirović melepaskan sepakan keras yang memaksa Ionuț Radu bekerja lebih keras. Tuan rumah masih mencari ritme, masih mencari gol.
Dan itu tiba tepat setelah jeda. Si legenda hidup, Edin Džeko, menunjukkan mengapa ia masih menjadi simbol sepak bola Bosnia. Menit ke-48, ia melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut kiri bawah gawang—1-1, dan stadion pun meledak.
Gol itu mengubah segalanya. Bosnia mengambil alih momentum, Romania mulai goyah. Hingga tiba momen penentu: Denis Drăguș menerima kartu merah, dan sang tamu bermain dengan 10 orang.
Bosnia tak menyia-nyiakannya. Esmir Bajraktarević mencetak gol kedua setelah menyambar umpan matang Tahirović, membalikkan keadaan.
Dan tak lama kemudian, Haris Tabaković ikut meramaikan papan skor dengan gol ketiga, 3-1. Ia bahkan hampir mengukir brace di masa tambahan waktu, namun bola membentur mistar.
Dengan kemenangan ini, Bosnia & Herzegovina kokoh di posisi kedua Grup H dengan 16 poin—hanya terpaut dua angka dari Austria di puncak klasemen. Namun mereka masih punya peluang lolos otomotis di laga terakhirnya.
Romania, yang sempat menguasai awal laga, justru terlempar ke posisi ketiga dan resmi tersingkir dari perburuan tiket Piala Dunia.
Bilino Polje pun menutup malam dengan satu suara: Bosnia melaju.(maq)
