Espanyol Bungkam Mallorca 3-2, Menang Dramatis Meski Bermain dengan 10 Orang

edisiana.com – Espanyol mencetak kemenangan dramatis dengan skor 3-2 atas Mallorca dalam laga penuh tensi yang digelar Selasa dini hari WIB. Meski harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama, tim asuhan Manolo González tampil heroik dan memastikan tiga poin yang membawa mereka finis di peringkat ketiga klasemen LaLiga, di bawah Real Madrid dan Barcelona.

Sejak peluit awal dibunyikan, Espanyol langsung mengambil inisiatif serangan. Omar El Hilali nyaris membuka skor lewat tendangan jarak jauhnya, namun bola masih melambung di atas mistar gawang usai situasi sepak pojok.

Mallorca tak tinggal diam. Mereka membalas lewat peluang dari Mateu Morey dan Vedat Muriqi, tetapi lini pertahanan Espanyol tampil disiplin dan mampu mematahkan ancaman tersebut.

Espanyol akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-21. Pere Milla sukses menjebol gawang lawan lewat sepakan kaki kiri dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan manis dari Carlos Romero.

Keunggulan tuan rumah bertambah di menit ke-34. Kali ini giliran Roberto Fernández yang mencetak gol lewat sontekan jarak dekat memanfaatkan umpan silang dari Tyrhys Dolan. Skor menjadi 2-0 untuk Espanyol.

Namun, Mallorca memperkecil ketertinggalan jelang turun minum. Vedat Muriqi berhasil menaklukkan kiper Marko Dmitrovic lewat titik putih, setelah Pol Lozano dianggap melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.

Drama berlanjut di penghujung babak pertama saat Pere Milla harus meninggalkan lapangan lebih awal usai menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras. Espanyol pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Memasuki babak kedua, Mallorca tampil agresif memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Mereka melancarkan tekanan demi tekanan, namun penyelamatan gemilang dari Dmitrovic berhasil menggagalkan upaya Mateo Joseph dan Muriqi.

Akhirnya, tekanan Mallorca membuahkan hasil di menit ke-65. Umpan silang dari Sergi Darder disambut sundulan tajam Vedat Muriqi yang mengarah ke pojok kanan bawah gawang dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Namun, Espanyol tak menyerah. Dalam kondisi tertekan, mereka justru mampu bangkit. Pada menit ke-78, wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran terhadap Kike García di kotak penalti. García sendiri yang menjadi eksekutor, dan sukses membawa Espanyol kembali unggul 3-2.

Mallorca berusaha keras mengejar ketertinggalan di sisa waktu, namun pertahanan Espanyol tampil solid hingga peluit akhir berbunyi.

Kemenangan ini menjadi penutup manis bagi Espanyol di musim LaLiga, yang memastikan mereka finis di peringkat ketiga klasemen, hanya di belakang dua raksasa, Real Madrid dan Barcelona. Sebuah pencapaian gemilang bagi tim yang tampil penuh semangat hingga detik terakhir.(maq)

Exit mobile version