Kongo Kalahkan Kamerun, Leopards Melaju ke Final Play-off Piala Dunia

Kiper Kamirun Andre Onana tampil gemilang. Foto: via BBC

edisiana.com – Drama besar meledak di Rabat! RD Kongo menumbangkan raksasa benua, Kamerun, dengan skor 1-0 dan memastikan langkah mereka ke final play-off Afrika menuju Piala Dunia 2026.

Sebuah kemenangan yang lahir dari determinasi, ketegangan, dan satu momen emas di waktu yang paling menentukan.

Pertandingan berjalan ketat sejak menit pertama, namun justru pada menit pertama waktu tambahan, kapten Leopards muncul sebagai pahlawan.

Dari tendangan sudut Brian Cipenga, sang kapten melesat lepas dari kawalan dan menanduk bola dengan presisi mematikan. Gol! RD Kongo memimpin dan seluruh stadion tersentak—bahkan lima kali juara Afrika seperti Kamerun pun tak menyangka.

BACA JUGA:  Espanyol Terbang Tinggi: Penalti Roberto Angkat Los Pericos ke Zona Eropa

Kamerun sebenarnya punya banyak peluang untuk mengubah alur pertandingan. Kiper Manchester United, André Onana, tampil impresif, tapi kali ini sebagai korban tekanan.

Justru ia harus berjibaku menahan gempuran RD Kongo, termasuk penyelamatan rendah yang spektakuler dari sepakan Cedric Bakambu pada menit ke-60.

Lima menit berselang, giliran Bryan Mbeumo yang mencoba membalas. Sepakannya hanya melebar tipis—cukup untuk membuat napas para pendukung Indomitable Lions tercekat.

Karl Etta Eyong pun mendapat dua peluang emas di penghujung laga, namun kegugupan dan kondisi lapangan yang diguyur hujan deras membuat penyelesaiannya tak sempurna.

Dan ketika Kamerun terus menekan… duarr! Intervensi heroik Chancel Mbemba di menit-menit akhir memastikan tak ada gol balasan. RD Kongo bertahan dengan nyawa, dengan emosi, dan dengan tekad yang tak mau patah.

BACA JUGA:  Manajer Spurs: Gak Penting Antisipasi Bola Mati

Bagi RD Kongo, kemenangan ini terasa historis. Satu-satunya penampilan mereka di Piala Dunia terjadi pada 1974—saat negara itu masih bernama Zaire.

Kini, mimpi itu kembali mendekat, meski yang menanti adalah tantangan raksasa: Nigeria, yang baru saja melumat Gabon 4-1 lewat perpanjangan waktu di Rabat.

Sementara itu, perjuangan Kamerun berakhir pahit. Tim dengan rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia dari Afrika—delapan kali—dipastikan absen dari turnamen yang tahun depan akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Final play-off akan menentukan siapa yang berhak melaju ke kualifikasi antarbenua bersama enam tim lain pada Maret. Dua tiket terakhir menuju Piala Dunia diperebutkan dan RD Kongo kini tinggal dua langkah dari sejarah besar.

BACA JUGA:  Bos Tottenham Hotspur Segera Dipecat

Afrika kembali bergemuruh—dan Leopards sedang mengaum lebih keras dari sebelumnya.(maq)