edisiana.com – Espanyol menutup Minggu malam dengan senyum lebar setelah menundukkan Rayo Vallecano 1-0 dalam duel panas yang penuh tensi ala LaLiga.
Roberto menjadi pahlawan Cornellà-El Prat lewat eksekusi penalti yang dingin—gol tunggal yang bukan hanya memberi tiga poin.
Tapi juga mendorong Los Pericos naik ke peringkat kelima klasemen, hanya berjarak empat angka dari zona Liga Champions.
Pertandingan berlangsung bergemuruh sejak menit awal. Adu intensitas tak terhindarkan hingga akhirnya kedua tim harus melanjutkan laga hanya dengan 10 pemain.
Sebab kartu merah menghiasi masing-masing kubu. Namun di tengah kekacauan itu, Espanyol menunjukkan karakter.
Dengan koleksi 27 poin, kemenangan ini menjaga mimpi mereka berlaga di kompetisi Eropa musim depan tetap menyala, sekaligus menjadi penutup manis untuk laga kandang terakhir tahun 2025.
Lebih dari sekadar tiga poin, hasil ini menjadi pelipur lara setelah tersingkir dari Copa del Rey—tamparan yang justru memantik kebangkitan Espanyol.
Dan menurut MD, yang lebih mencolok: ini adalah start terbaik Los Pericos dalam 15 tahun terakhir. Cornellà kembali bergairah, dan Espanyol kini benar-benar ikut berbicara dalam perebutan tiket Eropa.(maq)











