Tragis! Juara Serie-A Terdegradasi ke Liga Kasta Ketiga

Pemain Sampdoria bersedih karena klubnya turun kasta ke Serie C. Foto: via MetroSports

edisiana.com – Sungguh tragis bagaimana nasib Sampdoria berbalik dalam beberapa tahun terakhir. Dari kejayaan di awal 1990-an—menjuarai Serie A dan hampir meraih kejayaan di Piala Eropa—hingga terpuruk ke Serie C untuk pertama kalinya dalam hampir delapan dekade.

Musim 2024-25 tampaknya menjadi puncak dari keterpurukan itu. Empat pelatih dalam satu musim—Andrea Pirlo, Andrea Sottil, Leonardo Semplici, dan akhirnya Alberico Evani—menggambarkan kekacauan di dalam klub.

Bahkan dengan keterlibatan Roberto Mancini, legenda klub, mereka tidak mampu keluar dari krisis.

Reaksi para penggemar yang marah, hingga melempari bus tim, menandakan betapa dalamnya kekecewaan mereka.

Di sisi lain, ejekan dari rival sekota Genoa menambah luka, mempertegas pahitnya degradasi ini bagi para pendukung Sampdoria.

Masa depan klub ini sangat bergantung pada restrukturisasi mendalam—baik di level manajemen, finansial, maupun teknis. Namun sejarah dan warisan besar mereka masih ada, dan dengan perbaikan menyeluruh, jalan kembali ke puncak tetap mungkin.

BACA JUGA:  Barcelona Memang, Newcastle Kalah Tipis

Pendukung klub lain di seluruh dunia telah menyatakan simpati atas terdegradasinya juara Coppa Italia empat kali Sampdoria.

‘Selalu menyedihkan melihat klub bersejarah jatuh seperti ini,’ tulis @thatnickyboy di Reddit seperti dilansir MetroSports pada Rabu ini.

‘Saya [pergi] ke pertandingan pertama saya di Luis Ferraris musim ini dan sungguh pengalaman yang luar biasa,’ tambah @draymond_gruen.(maq)