edisiana.com – Hull City menunjukkan bahwa status sebagai tim promosi bukan alasan untuk gentar. Tampil di musim perdana mereka di Premier League, Hull sukses menahan Chelsea 2-2 dalam pertandingan sengit pada Sabtu malam.
Chelsea sempat memulai laga dengan sempurna. Baru tujuh menit pertandingan berjalan, Morgan Rogers membawa The Blues unggul. Ia melewati Matt Crooks sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang meluncur melewati penjagaan Konstantinos Tzolakis.
Chelsea terus menekan. Pedro Neto sempat mengancam lewat tembakan yang tipis melebar, sebelum upaya melengkung berikutnya masih mampu ditepis kiper Hull.
Namun, setelah itu pertandingan berubah arah. Hull City bangkit dan mulai memberikan tekanan kepada pertahanan Chelsea.
Kelengahan Jorrel Hato dimanfaatkan Mohamed Belloumi untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-28. Menerima umpan silang Ryan Giles, Belloumi melepaskan voli yang tak mampu dihentikan lini belakang The Blues.
Hull tak sekadar bertahan. Mereka mulai percaya diri. Xabi Alonso kemudian mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan Pep Chavarria.
Pergantian tersebut langsung memberikan dampak, tetapi Chelsea tetap kesulitan menemukan celah di pertahanan rapat tuan rumah.
Chelsea akhirnya kembali menemukan gol pada menit ke-66. Cole Palmer mengirimkan umpan silang rendah yang impresif dari sisi kiri, dan Joao Pedro menyelesaikannya dengan kaki kiri ke tiang dekat.
Kedudukan berubah menjadi 2-2. Chelsea terus mencari gol kemenangan, tetapi Hull mampu mempertahankan hasil tersebut hingga peluit akhir.
Bagi tim promosi, satu poin melawan Chelsea menjadi sinyal kuat bahwa mereka tidak datang ke Premier League hanya untuk menjadi pelengkap.
Sementara bagi Xabi Alonso, hasil ini menjadi hasil imbang pertama sejak mengambil alih Chelsea. Sebelumnya, melansir BBC, The Blues kalah 1-2 dari Arsenal di kandang, sebelum bangkit dengan kemenangan telak 6-3 atas Leeds di Carabao Cup.
Chelsea masih mencari konsistensi. Dan Hull City baru saja menunjukkan bahwa mereka siap membuat musim ini jauh lebih sulit bagi siapa pun.(maq)
