edisiana.com – Coventry City kembali mengalami kehancuran. Menjamu Brighton, Minggu malam, tim besutan Frank Lampard itu tak berdaya. Coventry dipaksa menyerah dengan skor telak 0-4.
Kekalahan tersebut membuat posisi Coventry semakin mengenaskan. Mereka kini terperosok ke dasar klasemen Liga Inggris setelah belum mampu meraih kemenangan dalam empat pertandingan.
Padahal, Coventry mengawali laga dengan cukup meyakinkan. Tuan rumah tampil agresif dan langsung menekan pertahanan Brighton. Sejumlah peluang berhasil diciptakan.
Frank Onyeka sempat mengancam gawang Brighton. Namun, Bart Verbruggen tampil gemilang. Kiper Brighton itu melakukan penyelamatan spektakuler untuk menggagalkan peluang Coventry. Itu menjadi penyelamatan keduanya dalam kurun waktu hanya tiga menit.
Seiring berjalannya pertandingan, Brighton mulai mengambil alih kendali permainan. Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil.
Charalampos Kostoulas berhasil memutar badan dan menyundul bola melewati dua pemain bertahan Coventry. Bola kemudian dilepaskan dengan tembakan yang memantul ke tanah sebelum akhirnya melewati kiper Carl Rushworth. Brighton pun unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, Brighton semakin nyaman menguasai permainan. Keunggulan mereka bertambah setelah Malick Yalcouye mendapatkan ruang di kotak penalti.
Dengan tenang, Yalcouye menyundul bola ke ruang kosong dan kemudian bergerak menuju depan gawang. Ia mampu menuntaskan peluang tersebut dengan melewatkan bola dari jangkauan Rushworth. Skor berubah menjadi 2-0.
Petaka berikutnya datang akibat kesalahan pemain Coventry. Bobby Thomas melakukan pelanggaran ceroboh terhadap Kostoulas di dalam kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih.
Pascal Gross yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakannya sukses bersarang di gawang Coventry dan membuat Brighton unggul 3-0.
Belum puas, Brighton kembali mencetak gol pada menit ke-83. Bek tengah Lewis Dunk ikut menambah penderitaan Coventry lewat sepakan keras dari jarak hampir 30 yard.
Tak mendapatkan hadangan berarti, Dunk melepaskan tembakan yang meluncur deras ke gawang Coventry. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan Brighton dengan skor 4-0.
Hasil itu menjadi pukulan telak bagi Lampard dan anak asuhnya. Coventry belum menemukan kemenangan dalam empat pertandingan dan kini harus menerima kenyataan berada di posisi terbawah klasemen Liga Inggris.(maq)
