edisiana.com – Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, resmi menginjak usia 18 tahun. Di usia yang baru memasuki kedewasaan, ia sudah menorehkan catatan luar biasa—bahkan melampaui beberapa legenda terbesar dalam sejarah sepak bola dunia, seperti Pelé dan Diego Maradona.
Lamine Yamal mulai mencuri perhatian sejak usia 16 tahun ketika menjalani debut profesional bersama Barcelona dalam laga melawan Real Betis di bawah asuhan Xavi Hernández.
Sejak saat itu, Xavi menyadari bahwa bocah ini bukan pemain biasa. Namun bahkan sang pelatih tak menyangka dampak Lamine akan sebesar ini, dan secepat ini.
Sehari setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-17, Yamal mencicipi gelar internasional perdananya: menjuarai Euro 2024 bersama Timnas Spanyol usai mengalahkan Prancis yang diperkuat Kylian Mbappé di semifinal.
Kini, di usia ke-18, ia telah menandatangani kontrak jangka panjang dengan Barcelona hingga 2031, menandai babak baru dalam kariernya yang terus menanjak.
Statistiknya mencengangkan. Melansir ESPN, di usia 18 tahun, Lamine sudah memainkan 106 pertandingan bersama tim utama Barcelona. Jumlah itu jauh lebih banyak dibandingkan saat para legenda lain seusianya:
Maradona: 91 laga
Pelé: 71 laga
Cristiano Ronaldo: 19 laga
Johan Cruyff: 10 laga
Lionel Messi: 9 laga
Alfredo Di Stéfano: 0 laga
Dalam hal prestasi, Yamal juga tak main-main. Ia telah memenangkan satu gelar Kejuaraan Eropa dan empat trofi bersama Barcelona. Satu-satunya nama yang lebih unggul darinya di usia ini hanyalah Pelé, yang merebut Piala Dunia pada usia 17 tahun.
Di tengah tekanan, ekspektasi, dan sorotan publik, Lamine Yamal tampil dewasa di lapangan. Kini, di usia ke-18, dia tak hanya menjadi harapan Barcelona dan Spanyol, tetapi juga calon pewaris tahta generasi emas sepak bola dunia.(maq)
