Orang Kaya Inggris Mau Beli Manchester United

CEO Richard Arnold (kanan) menemui perwakilan fans Manchester United yang melakukan protes kepada pemilik klub. Foto: Twitter via The Sun

Bola, edisiana.com Kolongmerat di Inggris, Sir Jim Ratcliffe mengatakan telah mengajukan tawaran untuk mengakuisisi Manchester United. Tapi pemilik  Red Devils keluarga Glazer menegaskan tidak akan menjual klubnya. 

Ratcliffe merupakan pemilik perusahaan kimia INEOS dan orang terkaya Inggris dengan kekayaan yang dilaporkan sebesar £9,8 miliar. 

Ratcliffe menjelaskan dia masih ingin memiliki klub sepak bola lagi. Selain Nice dan klub Swiss Lausanne.

“Manchester United dimiliki oleh keluarga Glazer, yang pernah saya temui,” Ratcliffe, penggemar United seumur hidup yang besar di Manchester seperti dilansir Mirror pada Selasa kemarin. 

“Saya telah bertemu Joel [Glazer] dan Avram [Glazer]. Tapi mereka mereka tidak ingin menjualnya. Itu milik enam anak ayah dan mereka tidak ingin menjualnya,” tambah dia lagi. 

Sejauh ini keluarga Glazer telah menghadapi penentangan pendukung terhadap kepemilikan mereka di Old Trafford sejak pengambilalihan pada 2005. Termasuk protes reguler di pertandingan. 

Sekitar 10.000 penggemar bergabung dalam demonstrasi menjelang kemenangan 2-1 atas Liverpool pada Agustus.

United belum memenangkan gelar Liga Premier sejak 2013. Dan belum memenangkan trofi apa pun sejak mengangkat Liga Europa pada 2017. 

Mereka terakhir finis di urutan keenam musim lalu, kehilangan tempat di Liga Champions. “Jawaban masalah ini sederhana saja,” ujar Ratcliffe. 

“Korelasi terbesar dalam kesuksesan dalam sepak bola adalah uang, tidak diragukan lagi. Ini bukan satu-satunya korelasi karena Anda memiliki pemain luar seperti Brighton. Tetapi jika Anda memiliki pendapatan tertinggi, Anda dapat membeli pemain terbaik dan memainkan sepakbola terbaik,” paparnya. 

Manchester United adalah salah satu dari tiga klub teratas bersama Barcelona dan Real Madrid. Dan bergabung dengan klub itu bersama Bayern Munich, Paris Saint-Germain dan Manchester City. Lalu Liverpool. 

“Tetapi Manchester United tidak bermain di liga Champions dari tim-tim lain saat ini dan belum melakukannya selama beberapa tahun sejak Sir Alex Ferguson mengundurkan diri pada 2013,” ungkapnya. 

Jadi, dia menambahkan United tidak melihat pada semua faktor tersebut. “Dan,  saya melihat itu pada kinerja,” tutup dia.(maq)

Exit mobile version