edisiana.com – Racing Santander menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu Deportivo Alavés dalam lanjutan LaLiga. Sempat tertinggal lebih dulu, Racing bangkit dan membalikkan keadaan untuk mengamankan kemenangan 2-1.
Alavés sebenarnya tampil dominan sejak awal pertandingan. Tim tamu mampu menguasai hingga 70 persen penguasaan bola. Namun, dominasi tersebut tidak sepenuhnya mampu diterjemahkan menjadi kemenangan.
Alavés lebih dulu memecah kebuntuan pada menit ke-21. Bek Koski memanfaatkan bola muntah yang berada di dalam kotak penalti. Tanpa kesulitan, dia menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Alavés.
Racing tak lantas menyerah. Tuan rumah mencoba mengandalkan serangan balik untuk mencari celah di pertahanan Alavés. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum.
Pada menit ke-39, Racing berhasil menyamakan kedudukan. Zabiri yang tengah berada dalam performa apik menunjukkan pergerakan ciamik sebelum menemukan Iñigo Vicente.
Vicente kemudian mengirimkan umpan terobosan luar biasa ke belakang garis pertahanan Alavés. Pemain bernomor punggung 21 itu pun tinggal berhadapan dengan kiper Antonio Sivera dalam situasi satu lawan satu. Dengan tenang, bola diceploskannya ke gawang.
Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Racing tampil jauh lebih agresif. Permainan tuan rumah berkembang dan mereka mulai lebih sering menekan pertahanan Alavés.
Gol kedua yang ditunggu akhirnya lahir melalui sebuah skema serangan apik dari sisi kiri. Kombinasi permainan Racing di area tersebut diakhiri dengan umpan terobosan Iñigo Vicente kepada Salinas.
Salinas kemudian mengirimkan umpan silang rendah dan keras dari dekat garis gawang. Zabiri bergerak cepat dan melompat lebih tinggi dibandingkan pemain bertahan Alavés. Sepakannya berhasil mengarahkan bola ke dalam gawang.
Racing pun berbalik unggul 2-1.
Drama belum berhenti. Racing harus bermain dengan sepuluh pemain setelah André Almeida diganjar kartu merah. Dia dinilai mengangkat kaki terlalu tinggi dalam sebuah duel, bahkan nyaris mengenai wajah pemain Alavés, Abde Rebbach.
Situasi tersebut coba dimanfaatkan Alavés. Tim asal Vitoria itu meningkatkan tekanan dan berusaha mencari gol penyeimbang.
Namun, pertahanan Racing tampil disiplin. Hingga pertandingan berakhir, Alavés tak mampu mencetak gol kedua.
Racing Santander pun mengamankan kemenangan 2-1. Tiga poin tersebut terasa spesial karena diraih setelah mereka lebih dulu tertinggal dan kemudian harus bermain dengan sepuluh pemain.(maq)











