Alarm di Barcelona: Lamine Yamal Derita Kondisi Kronis yang Pernah Hantui Messi

Mbappe dan Yamal saat pertemuan di pertandingan musim lalu. Foto: via Sport Mole

edisiana.com – Barcelona kembali dibuat khawatir. Permata muda mereka, Lamine Yamal, dikabarkan tengah berjuang melawan cedera misterius yang berpotensi menjadi masalah kronis — pubalgia. Kondisi yang juga pernah menghantui Lionel Messi di masa jayanya bersama Blaugrana.

Bocah ajaib berusia 17 tahun itu telah absen dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Dan menurut laporan Express, tim medis Barcelona mulai cemas dengan situasi ini.

Pubalgia menyebabkan ketegangan pada otot-otot di sekitar tulang kemaluan, menimbulkan rasa nyeri yang bisa bertahan lama dan sulit disembuhkan sepenuhnya.

BACA JUGA:  Chelsea Incar Sule

Di Barcelona, kata “pubalgia” langsung memunculkan satu nama dalam ingatan: Messi. Legenda Argentina itu pernah melalui masa sulit akibat cedera yang sama.

Dalam sebuah wawancara pada 2019, sang pemenang Ballon d’Or delapan kali itu mengakui betapa rumitnya cedera tersebut.

“Pubalgia itu rumit. Saya sudah menderitanya sejak lama. Saya jarang berlatih, dan saya tidak bisa bermain di semua pertandingan,” ujar Messi.

“Ini bukan masalah yang bisa diselesaikan dalam semalam. Saya merasa lebih baik sekarang, tapi saya masih membutuhkan perawatan,” tambahnya.

BACA JUGA:  Kursi Panas Ten Hag Mulai Digoyang

Meskipun dilanda rasa sakit, Yamal tetap bersinar. Dalam enam penampilannya di La Liga musim ini, ia sudah mencetak dua gol dan lima assist, menjadi bagian penting dari permainan menyerang Xavi Hernández.

Pada usia yang masih sangat muda, Yamal telah menorehkan catatan luar biasa: dua gelar La Liga bersama Barcelona dan kejayaan Euro bersama Spanyol tahun lalu.

Namun kini, semua mata tertuju pada satu hal — apakah bakat luar biasa ini bisa mengatasi ujian fisik yang begitu berat, seperti yang pernah dilakukan idolanya, Lionel Messi?

BACA JUGA:  Dembélé Makin Dekat ke Ballon d'Or Setelah Bawa PSG Juara Piala Super Eropa

Barcelona menahan napas. Masa depan sang anak ajaib tengah dipertaruhkan.(maq)