edisiana.com – Xabi Alonso mengaku tidak merasakan ekspektasi dan tekanan eksternal untuk berperan mengakhiri dominasi si Raja Bundesliga Bayern Munchen di sepak bola Jerman.
“Beban sejarah tidak terlalu berat dalam diri saya,” kata Alonso seperti dilansir dari ESPN.
“Saya mendengarnya tapi saya berkata. Ini tentang mendatangkan pemain yang tepat; staf sangat mendukung. Kami memiliki tim yang bagus untuk memainkan musim yang baik tetapi kami telah melampaui ekspektasi dengan cara kami bermain dan pantas mendapatkan hasilnya bagian dari itu,” paparnya.
Dia memiliki keyakinan Leverkusen menjadi juara sejak 10 Februari lalu. Saat menunduk rival gelarnya Bayern Munich.
Setelah itu Bayer unggul lima poin di puncak klasemen Bundesliga. Saat Pekan 29 berlalu, Bayer Leverkusen unggul 16 poin dari Bayern.
“Pertandingan melawan Bayern di kandang sendiri bisa saja mereka lebih unggul dari kami. Kami tidak berbicara tentang memenangkan gelar di ruang ganti hari itu, tetapi kami semua tahu,” ujar mantan pemain Bayern Munich tersebut.
“Kami semua memikirkannya. Konsistensi, kualitas permainan kami sepanjang musim, kami mendapatkan gelar ini. Ini tidak mudah dan kami menjalaninya setiap hari, yang membuat kami percaya,” jelas mantan gelandang Liverpool itu.
“Kami mungkin memerlukan lebih banyak waktu untuk merenungkan apa yang telah kami capai, tetapi saat ini, kami ingin menikmatinya,” pungkasnya.(maq)











