Bola, Seleb  

Kecewa Sama Spanyol, Diaz Bela Timnas Maroko

Diaz saat memperkuat timnas Spanyol U-21. Foto: via ESPN

edisiana.com – Brahim Díaz memutuskan untuk membela timnas Maroko atas  Spanyol di pertandingan internasional. Karena tidak dipanggil Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF).

Díaz, lahir di Malaga dari ibu Spanyol dan ayah Maroko. Ia telah mewakili negara kelahirannya di berbagai tingkat. Bahkan hanya memiliki satu caps di tim senior. Tapi  Maroko telah meyakinkannya untuk beralih kesetiaan internasional.

Selain itu, dia tampi bersama skuad Atlas Lions melawan Angola pada akhir pekan ini dan Mauritania akhir bulan ini.

Melansir ESPN, Diaz kecewa dan terkejut atas cara RFEF menangani pemilihan pemain timnas Spanyol, mengingat tindakan mereka berbeda dalam kasus serupa.

Seperti membujuk pemain muda  Barcelona Lamine Yamal yang juga memenuhi syarat bermain untuk Maroko, tapi memilih Spanyol. Serrta fakta bahwa RFEF mengirim pejabat tinggi untuk bertemu Yamal pada awal tahun 2022.

Dalam laporan itu RFEF bersikeras bahwa mereka memperlakukan Díaz sama seperti pemain lain. Juga memiliki kesempatan untuk mewakili lebih dari satu negara, dan menambahkan bahwa mereka tidak memahami peralihannya.

“Setiap orang bebas mengambil keputusannya sendiri. Bagi saya, ada tiga langkah yang harus dilakukan: pertama, Anda memenuhi syarat, kedua, Anda ingin bermain untuk tim nasional, dan ketiga, pelatih memilih Anda,” pelatih Spanyol Luis de la Fuente.

“Saya banyak bekerja dengannya dengan tim U21 dan saya sangat menghormatinya,” tambahnya.

Maroko bekerja keras melalui serangkaian panggilan telepon dan pertemuan tatap muka. Pelatih tim nasional Walid Regragui memainkan peran kunci dalam meyakinkan Díaz untuk memilih negara Afrika utara.

Prioritas Díaz adalah bermain untuk Spanyol. Mantan penyerang Manchester City ini bahkan sempat memperkuat tim senior pada tahun 2021. Ketika wabah COVID-19 memaksa La Roja menurunkan tim U-21 melawan Lithuania. Díaz mencetak gol dalam kemenangan persahabatan 4-0.

Karena pertandingan tersebut merupakan pertandingan persahabatan, Diaz tetap bebas untuk berpindah loyalitas karena aturan kelayakan FIFA.

Sejak pertandingan itu, karirnya terus menanjak. Ia tampil impresif selama tiga tahun dipinjamkan ke AC Milan dan memainkan peran penting bagi Madrid sejak kembali di awal musim.

Penampilannya dalam beberapa pekan terakhir — termasuk gol penentu melawan Atlético Madrid dan RB Leipzig — menimbulkan laporan bahwa pelatih Spanyol Luis de la Fuente akan memanggilnya untuk pertandingan persahabatan melawan Kolombia  dan  Brazil.

Maroko adalah salah satu tim kejutan di Piala Dunia 2022, menyingkirkan Spanyol dalam perjalanan ke semifinal, di mana mereka akhirnya menyerah kepada Prancis .

Mereka tidak terlalu sukses di Piala Afrika awal tahun ini, karena kalah dari Afrika Selatan di babak 16 besar.(maq)

Exit mobile version