Barcelona Bertemu Madrid di Final Supercopa Spanyol di Arab

Lewandoski menyumbang satu gol. Foto: ESPN

edisiana.com – Barcelona bertemu Real Madrid di final Supercopa Spanyol usai mengalahkan Osasuna 2-0 di Arab Saudi pada Jumat dinihari tadi.

Barca menyiapkan pertandingan impian pada hari Minggu dengan Real Madrid yang telah mengalahkan rival sekota Atletico Madrid dalam derby 5-3 yang menakjubkan di awal pekan. Ini akan menjadi pertandingan ulang dari final tahun lalu, yang dimenangkan Barca 3-1.

Barcelona mendominasi penguasaan bola pada babak pertama, namun kehilangan ide dan nyaris tidak mengancam lawan mereka. Robert Lewandowski seharusnya bisa berbuat lebih baik dalam beberapa peluang yang digagalkan oleh kiper Osasuna, Sergio Herrera.

Tapi akhirnya tim Catalan itu memecahkan kebuntuan pada menit ke-59 melalui Lewandowski. Setelah gol Lewandowski, Xavi memasukkan João Félix dari bangku cadangan.

Penyerang asal Portugal itu menambah daya dorong Barca yang tampaknya kurang di lini depan, memaksa kiper Herrera melakukan beberapa penyelamatan bagus untuk menjaga Osasuna tetap hidup.

Joao Felix menciptakan serangan balik cepat dan memberikan assist kepada Yamal yang melepaskan tembakan rendah ke gawang untuk mengamankan kemenangan dan menyiapkan El Clasico di final.

Dalam laga ini para pemain Osasuna tersulut marah dan mengeluh kepada wasit akibat bek Barcelona Andreas Christensen telah melakukan pelanggaran terhadap Jose Arnaiz. Tapi pemeriksaan VAR memastikan gol tersebut.

“Kami merasa dirugikan, karena kriteria wasit sangat berbeda sepanjang pertandingan. Pelanggarannya jelas,” kata manajer Osasuna Jagoba Arrasate dikutip dari ESPN.

“Menonton langsung sepertinya itu pelanggaran, sejujurnya, tapi tayangan ulang menunjukkan bahwa tidak ada apa-apa,” timpal manajer Barcelona Xavi Hernandez.

Dengan kemenangan ini, Barcelona bertemu dengan musuk bebuyutan Real Madrid.“Kami ingin bersaing melawan lawan yang saya lihat dengan sangat baik di semifinal lainnya.Namun, tidak ada yang difavoritkan, ini El Clasico. Mudah-mudahan final berjalan seperti tahun lalu. Kami juara bertahan dan setidaknya kami akan menikmatinya,” ucap Xavi.(maq)

Exit mobile version