edisiana.com – Arsenal terus melaju kencang di Liga Champions. Tim asuhan Mikel Arteta tampil garang dan menang telak 0-3 di markas Club Brugge pada Kamis dini hari, sebuah kemenangan yang semakin memantapkan status mereka sebagai salah satu kuda paling ganas di babak gugur musim ini.
Meski skor akhir terlihat nyaman, laga sempat membuat jantung Gooners berdegup kencang. Menjelang jeda, tuan rumah dua kali mengancam melalui Christos Tzolis dan Aleksandar Stankovic.
Namun David Raya tampil seperti penjaga gerbang Eropa, melakukan dua penyelamatan krusial untuk mempertahankan keunggulan Arsenal.
Begitu babak kedua dimulai, Arsenal langsung menancap gas. Baru dua menit berjalan, Noni Madueke menyambar umpan silang Martin Zubimendi yang disulapnya menjadi gol lewat sundulan klinis. Brugge terdiam, Arsenal semakin percaya diri.
Dan momen magis datang pada menit ke-56. Gabriel Martinelli, dengan sentuhan khasnya, melepaskan tembakan melengkung yang indah—sebuah gol yang membuat para pendukung tuan rumah hanya bisa terpaku. 0-3, dan The Gunners seperti bermain tanpa rem.
Malam itu bukan hanya tentang kemenangan besar. Ada dua kabar positif yang membuat senyum Arteta semakin lebar. Gabriel Jesus akhirnya kembali merumput setelah 342 hari absen panjang akibat cedera ACL.
Lalu, bintang muda 16 tahun, Marli Salmon, mencatatkan debut tim utama—tanda bahwa masa depan Arsenal bersinar sama terangnya dengan masa kini.
Jesus bahkan hampir mempermanis comeback-nya: tembakannya di penghujung pertandingan hanya terhalang mistar gawang. Sedikit lagi, dan kisahnya akan sempurna.
Menukil BBC, kemenangan ini membuat Arsenal mengoleksi 18 poin—dua angka lebih banyak daripada batas untuk finis delapan besar musim lalu.
Artinya? Hampir pasti mereka akan terhindar dari babak play-off Februari, dan bisa menyiapkan mesin perang menuju 16 besar dengan tenang dan penuh keyakinan.
The Gunners, singa Eropa yang tak mengenal takut, semakin menunjukkan taring.(maq)











