PSG vs Aston Villa: Duel Dua Raja Eropa Berebut Piala Super UEFA di Salzburg

Kapten Aston Villa Ginns mengangkat trofi Liga Eropa untuk pertama kalinya setelah 30 tahun. Foto: via Daily Mail

edisiana.com — Pertarungan bergengsi akan tersaji di Salzburg pada Rabu, 12 Agustus 2026, ketika Paris Saint-Germain (PSG) menghadapi Aston Villa dalam perebutan Piala Super UEFA.

Laga ini mempertemukan dua klub yang datang dengan status sebagai penguasa kompetisi Eropa pada musim sebelumnya. PSG berhak tampil setelah menjuarai Liga Champions, sedangkan Aston Villa membawa trofi Liga Europa sebagai modal menghadapi juara kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.

Pertandingan ini juga menghadirkan duel menarik di sisi lapangan. Kedua tim sama-sama ditangani pelatih asal Spanyol, yakni Luis Enrique di kubu PSG dan Unai Emery yang memimpin Aston Villa.

Emery tentu bukan nama asing dalam kompetisi Eropa. Pelatih berusia 54 tahun itu dikenal memiliki rekam jejak kuat di Liga Europa. Namun, Piala Super UEFA menjadi tantangan yang belum berhasil ditaklukkannya.

Emery tercatat telah tiga kali gagal mengangkat trofi Piala Super UEFA. Salah satu kekalahan paling dikenang terjadi ketika Sevilla yang diasuhnya harus menyerah 5-4 dari Barcelona, yang saat itu ditangani Luis Enrique.

Kini, kedua sosok tersebut kembali bertemu, tetapi dengan latar yang berbeda. Luis Enrique berada di kubu PSG, sementara Emery membawa Aston Villa dengan ambisi menambah gelar Eropa ke dalam koleksi klub asal Inggris tersebut.

Aston Villa sendiri memiliki catatan istimewa dalam sejarah Piala Super UEFA. Klub berjuluk The Villans itu pernah tampil sempurna dengan meraih kemenangan agregat 3-1 atas Barcelona.

Kesuksesan tersebut, menukil Sport Mole, terjadi beberapa bulan setelah Villa menaklukkan Bayern Munich untuk merebut Piala Eropa 1982.

Pertemuan PSG dan Aston Villa pun bukan sekadar pertarungan antara juara Liga Champions dan Liga Europa. Duel di Salzburg juga menjadi kesempatan bagi Luis Enrique untuk mempertahankan dominasi atas Emery, sekaligus bagi sang pelatih Aston Villa untuk mengakhiri penantian terhadap trofi yang belum pernah berhasil diraihnya.

Dengan sejarah, reputasi, dan ambisi yang sama-sama besar, Piala Super UEFA 2026 dipastikan menjadi panggung menarik bagi dua raksasa Eropa tersebut.(maq)

Exit mobile version