Menang Dramatis di Menit 98, Roma Jaga Asa ke Liga Champions

Dybala saat melewati pemain Parma dan musim ini menjadi musim terakhirnya di Roma. Foto: via MD

edisiana.com – Duel antara Parma melawan tamunya AS Roma berlangsung sengit dan menegangkan. Roma akhirnya memastikan kemenangan dramatis 3-2 lewat gol penalti pada menit ke-98 dalam lanjutan Serie A di Stadion Ennio Tardini, Ahad malam.

Tambahan tiga poin itu menjaga asa Roma untuk merebut tiket bermain di Liga Champions musim depan. Tim tamu langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan.

Roma membuka keunggulan pada menit ke-22 melalui aksi Donyell Malen. Gol tersebut lahir berkat kerja sama apik dengan Paulo Dybala yang sukses membongkar pertahanan Parma.

Tuan rumah tak tinggal diam. Parma balas menekan dan sempat memperoleh peluang emas lewat Gabriel Strefezza di tengah kotak penalti.

Namun, sepakannya masih mampu diamankan kiper Roma, Mile Svilar.
Strefezza akhirnya mampu membayar kegagalannya.

Memanfaatkan umpan Hans Nicolussi Caviglia, ia melepaskan tendangan ke sudut kiri bawah gawang Roma dan mengubah skor menjadi 1-1. Kedudukan itu bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Roma kembali tampil menekan. Malen nyaris mencetak gol keduanya lewat tembakan roket ke tengah gawang. Namun, penjaga gawang Parma, Zion Suzuki, tampil sigap dengan menepis bola keluar lapangan.

Parma justru berbalik unggul pada menit ke-87. Mandela Keita sukses mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan kaki kanan ke sudut kiri bawah gawang Roma.

Saat laga tampak akan dimenangkan Parma, Roma mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-94. Devyne Rensch mencetak gol penyeimbang dan membuat skor berubah menjadi 2-2.

Drama belum berhenti. Pemain Parma, Sascha Britschgi, menerima kartu kuning kedua di masa injury time. Wasit sekaligus menunjuk titik putih setelah pelanggaran tersebut.

Malen yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Gol pada menit ke-98 itu memastikan kemenangan 3-2 bagi Roma.

Hasil tersebut membuat Roma menggusur Como dari posisi kelima klasemen sementara Serie A dan menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.(maq)

Exit mobile version