edisiana.com – Galatasaray mengamankan keunggulan tipis pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Selasa malam. Wakil Turki itu menang 1-0 dan pekan depan akan bertandang ke Anfield untuk menjalani leg kedua yang diprediksi berlangsung sengit.
Gol semata wayang Galatasaray lahir sangat cepat. Pada menit ketujuh, Mario Lemina berhasil menanduk bola hasil tendangan sudut.
Dengan menaklukkan kiper Giorgi Mamardashvili. Sundulan mantan gelandang Wolverhampton Wanderers itu menjadi pembeda dalam pertandingan.
Mamardashvili sendiri jarang tampil sebagai starter musim ini. Ia mendapat kesempatan bermain karena kiper utama Liverpool, Alisson, masih absen akibat cedera.
Galatasaray sebenarnya sempat mengira mampu menggandakan keunggulan. Victor Osimhen mencetak gol setelah memanfaatkan kesalahan fatal yang dilakukan bek Liverpool Ibrahima Konate.
Namun gol tersebut dianulir. Wasit menilai Baris Alper Yilmaz berada dalam posisi offside dalam proses terjadinya gol, meskipun ia tidak menyentuh bola.
Liverpool kemudian mencoba meningkatkan tekanan pada babak kedua. Upaya mereka tampak membuahkan hasil pada menit ke-70 ketika bola dari sepak pojok Dominik Szoboszlai berhasil melewati garis gawang.
Sayangnya bagi tuan rumah, gol tersebut juga dianulir setelah pemeriksaan panjang oleh asisten wasit video (VAR).
VAR menilai bola sempat mengenai lengan Konate dua kali. Pertama saat menerima umpan dari sepak pojok, kemudian kembali menyentuh lengannya setelah memantul dari tumit Virgil van Dijk.
Pelatih Liverpool Arne Slot mengaku masih mempertanyakan keputusan tersebut.
“Jika memang benar gol itu dianulir, tapi sulit menilainya karena saya mendengar berbagai pendapat dari banyak orang. Itu tidak sepenuhnya jelas, tetapi anggap saja keputusan itu benar,” ujarnya dinukil dari BBC.(maq)
