edisiana.com – Manajer Pep Guardiola menargetkan hanya imbang saja pertandingan di Anfield pada Senin dinihari tadi. Untung berhasil. Padahal Manchester City diterjang badai tsunami serangan Liverpool.
“Kami tidak boleh lupa ketika kami bermain di stadion ini. Sebab jika tidak, kami tidak akan mempunyai peluang, karena kami tahu ini akan sangat sulit,” ungkap Guardiola dikutip dari ESPN pada Senin ini.
Pada pertandingan dinihari itu, terutama di babak akhir Manchester City bagaikan diterjang badai tsunami. Gempuran terus menerus dilakukan tim besutan Jurgen Klopp. Untung City selamat melaluinya.
“Kami tahu kami punya waktu 10-15 menit ketika terjadi tsunami dan harus bertahan hidup.Itu adalah pertandingan yang ketat dalam hal momen. Bukan pertandingan di mana tim selalu mengendalikannya,” imbuhnya.
Menurut Guardiola, dari pertandingan ini banyak pujian kepada Liverpool yang tampil bagus. “Banyak pujian untuk Liverpool. Mereka membuktikan, sungguh luar biasa dalam persaingan ini. Saya tahu betapa sulitnya datang ke sini dan menang,” terangnya.
“Para pemain memberikan segalanya. Saya memberikan pujian kepada lawan dan mengambil poin ini,” ia menambahkan.
Mengingat absennya sejumlah pemain kunci karena cedera, Klopp pun memuji timnya yang berhasil meraih hasil imbang di Anfield.
“Sensasional, 10 menit pertama kami sedikit terburu-buru dan Manchester City langsung melakukannya. Babak kedua adalah yang terbaik yang pernah kami mainkan melawan City,” pujiannya.
Tuan rumah memiliki banyak peluang. Sejumlah mendapat peluang gagal memanfaatkannya. Termasuk gol yang dianulir karena offside.
“Tentu saja tendangan mereka membentur tiang, tapi kami seharusnya bisa mencetak dua atau tiga gol. Pertandingan sepak bola yang luar biasa,” ujar Klopp.
“Bagi saya, hari ini kami membuktikan untuk pertama kalinya bahwa kami 100 persen tepat berada di tempat yang seharusnya. Kami akan berjuang dan melihat apa yang bisa kami dapatkan.
“Saya rasa saya belum pernah melihat mereka [City] berjuang seperti hari ini. Kami tampil luar biasa. Induk dari semua hasil adalah kinerja: hal-hal baik yang harus terus kami lakukan,” pungkasnya.(maq)











