edisiana.com – Inter Milan menutup musim Serie A 2024/25 dengan kemenangan 2-0 atas Como yang bermain dengan 10 orang. Namun, hasil tersebut belum cukup untuk mempertahankan gelar Scudetto setelah Napoli memastikan gelar juara melalui kemenangan atas Cagliari dengan skor yang sama.
Bermain di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Inter tampil dominan sejak awal. Mereka nyaris unggul cepat ketika umpan silang Federico Dimarco disambut tendangan voli Matteo Darmian, tetapi kiper Como Maximo Perrone berhasil melakukan penyelamatan gemilang.
Kebuntuan pecah pada menit ke-21. Stefan de Vrij mencetak gol pembuka lewat sundulan tajam setelah menyambut sepak pojok akurat dari Hakan Calhanoglu.
Menjelang turun minum, Como mendapat pukulan telak ketika kiper veteran Pepe Reina—yang menjalani laga terakhir dalam kariernya—diganjar kartu merah usai tinjauan VAR karena menjatuhkan Mehdi Taremi sebagai pemain terakhir.
Inter memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Enam menit setelah jeda, Joaquin Correa menggandakan keunggulan usai melakukan penetrasi ke kotak penalti dan menyelesaikannya dengan tenang.
Meski Inter menyelesaikan tugasnya dengan baik, harapan mempertahankan gelar sirna setelah kabar menyebar bahwa Romelu Lukaku mencetak gol kedua Napoli pada waktu yang hampir bersamaan. Napoli pun mengakhiri musim dengan keunggulan satu poin di atas Inter.
Pelatih Simone Inzaghi mengistirahatkan sejumlah pemain utama demi menjaga kebugaran jelang final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain akhir bulan ini. Meski demikian, Inter tetap menunjukkan performa solid.
“Kami sudah melakukan bagian kami. Kami tahu kami bergantung pada hasil pertandingan lain. Kami tidak bisa berbuat lebih banyak hari ini, tetapi sekarang waktunya bersiap untuk final,” ujar kapten Stefan de Vrij dikutip dari ESPN.
“Kami tidak pantas mendapat gelar jika tidak berada di puncak klasemen setelah 38 pertandingan. Tapi tetap ada perasaan bahwa kami seharusnya bisa berbuat lebih,” tambahnya.(maq)











