edisiana.com – Manchester United akan bertandang ke kandang Arsenal di pertandingan putaran ketiga Piala FA hari Minggu besok. Tuan rumah dikabarkan trauma dengan kekalahan di Piala Carabao.
Kedua rival bersejarah ini bertemu untuk kedua kalinya dalam rentang waktu satu bulan di Stadion Emirates. Tidak ada satu pun pihak yang mampu menerima kekalahan telak.
Arsenal masih merasakan luka setelah kekalahan mengejutkan 2-0 melawan Newcastle pada hari Selasa pekan ini yang membuat mereka harus berjuang keras jika ingin mencapai final Piala Carabao.
Sementara itu, United berhasil meraih hasil imbang yang meningkatkan moral di Anfield minggu lalu. Dan menunjukkan performa yang jauh lebih baik.
Namun kenyataan pahitnya tetap bahwa mereka gagal memenangkan enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.
Pada kunjungan terakhir mereka ke kandang pemenang 14 kali Piala FA tersebut, United dikalahkan telak oleh Arsenal.
Meskipun mereka merasa frustrasi dengan sifat dari dua gol yang mereka terima yang keduanya berasal dari bola mati.
Ketergantungan Arsenal pada tendangan sudut dan tendangan bebas telah terbukti musim ini.
Kendati minimnya gol dan assist, Amorim yakin kapten The Gunners, Martin Odegaard tetap menjadi salah satu pembuat permainan terbaik dalam permainan.
“Saya pikir dia benar-benar istimewa karena pengaruhnya pada semua pertandingan Arsenal sangat mengesankan,” ujar Rúben Amorim seperti dikutip dari MetroSports pada hari ini.
Odegaard telah berjuang untuk menemukan kembali performa terbaiknya setelah ia pulih dari cedera ligamen pergelangan kaki yang membuatnya absen selama dua bulan.
“Terkadang ada momen-momen yang mungkin mempertahankan [penampilannya selama beberapa musim terakhir], dan itu lagi-lagi ketika Anda melihat kemungkinan dan ketika Anda melihat sampel,” kata Mikel Arteta, membahas hasil kerja Odegaard.
“Menjaga gelandang serang agar mencetak 15 gol mungkin dua tahun lalu, itu tidak terjadi. Itu tidak terjadi dalam 15 tahun, jadi kami sangat menyadari hal itu di sisi lain,” tambahnya.(maq)
