iPhone Duo Vs Galaxy Z Fold8, Duel HP Lipat Mewah yang Bikin Kantong Jebol

iPhone Duo yang harganya bikin kantong jebol. Foto: via MD

edisiana.com – Tren ponsel lipat kelas premium semakin panas. Sejumlah merek ternama berlomba menghadirkan perangkat dengan desain futuristis, layar besar, serta spesifikasi kelas atas. Apple menjadi salah satu pemain terbaru yang masuk ke arena tersebut melalui iPhone Duo.

Kehadiran iPhone Duo sekaligus menandai debut Apple di segmen ponsel lipat. Tak sekadar menawarkan desain yang bisa dilipat, perangkat ini juga membawa positioning premium dengan banderol yang menyasar konsumen berkantong tebal dan loyal terhadap ekosistem Apple.

Untuk varian 256 GB, iPhone Duo, menurut MD, dibanderol mulai €2.339. Harga tersebut meningkat menjadi €2.589 untuk kapasitas 512 GB. Sementara varian 1 TB dipatok €3.089.

Bagi konsumen yang menginginkan kapasitas penyimpanan terbesar, Apple menyediakan varian 2 TB dengan harga mencapai €3.839.

Dengan banderol tersebut, iPhone Duo menjadi salah satu perangkat lipat yang masuk kategori ultra-premium. Apple tampaknya ingin membawa pengalaman khas ekosistem Cupertino ke perangkat dengan form factor baru.

BACA JUGA:  Kabel Bawah Laut Nongsa–Changi Perkuat Batam sebagai Gerbang Ekonomi Digital

Samsung Galaxy Z Fold8.

Di sisi lain, Samsung lebih dulu mengembangkan segmen ponsel lipat premium melalui Galaxy Z Fold8. Perangkat tersebut menawarkan konsep berbeda dengan menjadikan aktivitas membuka ponsel sebagai cara untuk mendapatkan area kerja yang lebih luas.

Saat dalam kondisi tertutup, Galaxy Z Fold8 tetap mempertahankan bentuk dan kelincahan layaknya smartphone. Namun ketika dibuka, layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 7,6 inci di bagian dalam memberikan ruang yang lebih lega.

Layar tersebut dirancang untuk berbagai kebutuhan, mulai membaca, menikmati tayangan, meninjau dokumen hingga menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan.

Untuk menunjang aktivitas tersebut, Galaxy Z Fold8 dibekali RAM 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB pada varian grafit. Kombinasi tersebut menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat serbaguna untuk pekerjaan sekaligus hiburan.

BACA JUGA:  Lebih Hemat, Perusahaan Sawit di Riau Beralih ke Listrik PLN

Dari sisi layar, baik panel bagian dalam maupun luar mendukung refresh rate hingga 120 Hz. Fitur tersebut membuat navigasi, animasi, hingga aktivitas gaming terasa lebih mulus.

Sektor fotografi juga menjadi salah satu andalan. Galaxy Z Fold8 membawa kamera utama 50 MP dengan stabilisasi, kamera ultra-wide 50 MP, serta kamera 10 MP untuk kebutuhan pemotretan dari sisi dalam dan luar perangkat.

Tak berhenti pada layar dan kamera, Samsung turut membekali perangkat ini dengan sejumlah fitur pendukung. Galaxy Z Fold8 memiliki sertifikasi IP48 untuk perlindungan terhadap air dan debu, baterai 4.800 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W, serta konektivitas 5G.

Untuk konektivitas nirkabel, perangkat tersebut juga mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0.

Persaingan iPhone Duo dan Galaxy Z Fold8 menunjukkan bahwa ponsel lipat kini tak lagi sekadar perangkat eksperimental. Produsen besar mulai menjadikannya sebagai produk flagship dengan harga premium dan spesifikasi yang menyamai, bahkan menyasar kelas tertinggi smartphone konvensional.

BACA JUGA:  Kemendag Lirik Batam sebagai Pilot Project Export Centre di Sumatera

Bagi konsumen, pilihan akhirnya kembali pada kebutuhan dan ekosistem yang digunakan. Apple menawarkan pengalaman khas perangkat Cupertino dalam format lipat, sedangkan Samsung mengedepankan produktivitas melalui layar besar dan fleksibilitas penggunaan.(maq)