edisiana.com – Pep Guardiola mengatakan seiring performa yang buruk, Manchester City mencapai empat besar LIga Inggris atau lolos Liga Champions, hal itu sudah hebat.
City, juara empat tahun terakhir, berada di posisi kelima klasemen Liga Primer dengan 10 pertandingan tersisa.
Guardiola harus menghadapi sejumlah cedera pada pemain kunci, termasuk absennya pemenang Ballon d’Or Rodri sejak September.
Manajer City meyakini, karena masalah yang dihadapinya, mengamankan kualifikasi Liga Champions akan menjadi pencapaian signifikan.
“Kualifikasi ke Liga Champions akan menjadi kesuksesan besar tetapi harus memenangkannya,” kata Guardiola.
“Saya ingin lolos ke Liga Champions. Dan hasil itu sudah menjadi sukses besar bagi City,” ucap Pep Guardiola dikutip dari ESPN pada hari ini.
“Dan bila City tidak masuk Liga Champions akan menjadi masalah, tetapi ada juga tim yang tidak lolos dan bangkit kembali dan berada di sana,” tambah dia.
City bisa finis di posisi kelima dan masih lolos ke Liga Champions. Performa kuat tim-tim Inggris di kompetisi UEFA berarti Liga Premier akan mendapatkan tempat tambahan di Liga Champions.
Hal itu dapat menawarkan jaring pengaman bagi City. Tapi Guardiola telah berkata hal itu tidak akan menjadi masalah jika timnya tidak dapat membangun kemenangan beruntun mulai sekarang hingga akhir musim.
“Baik itu lima, enam, atau tujuh, dan harus memenangi pertandingan,” ujarnya melanjutkan.
City akan beraksi melawan Brighton, yang berada di posisi keenam, di Stadion Etihad pada hari Sabtu mendatang.
Mereka ingin bangkit dari kekalahan 1-0 dari Nottingham Forest. Guardiola mengatakan setelah pertandingan bahwa timnya tidak mampu menggerakkan bola dengan cukup cepat.
Sementara Rúben Dias telah menyatakan bahwa sebagian dari masalahnya adalah lapangan yang kering di City Ground.
“Dengan lapangan yang kering, segalanya menjadi sedikit lebih sulit. Musim lalu, Fulham juga begitu. Itu tergantung cuaca juga dan niat baik dari semua orang untuk mempercepat pertandingan,” paparnya.(maq)
