Kunjungan Wisatawan ke Batam Tembus 738 Ribu per Juni 2025, Didominasi Pelancong dari Singapura

Rudi Panjaitan (kiri). Foto: via MCB

edisiana.com  – Kota Batam kembali mencatat lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara pada semester pertama 2025. Terhitung sejak Januari hingga Juni, sebanyak 738.186 wisatawan asing tercatat mengunjungi kota kepulauan tersebut. Data ini menunjukkan tren positif pariwisata Batam yang terus meningkat selama empat tahun terakhir.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan bahwa peningkatan jumlah kunjungan ini menjadi bukti bahwa Batam semakin diminati wisatawan asing, terutama dari kawasan Asia Tenggara.

“Di tahun 2022, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 565.936 orang. Angka ini melonjak menjadi 1.192.931 pada tahun 2023, dan meningkat lagi menjadi 1.326.831 di tahun 2024. Sedangkan hingga pertengahan 2025 ini saja sudah mencapai 738.186 kunjungan,” ujar Rudi, seperti dilansir MCB.

BACA JUGA:  Saat Si Nyonya Tua Loyo Masih Menahan Imbang

Menurut data, wisatawan asal Singapura mendominasi kunjungan ke Batam pada 2025 dengan jumlah 355.523 orang. Posisi berikutnya ditempati Malaysia (188.713 kunjungan), China (25.288), India (22.469), Filipina (13.239), Myanmar (13.164), dan Korea Selatan (8.054).

Negara-negara lain yang juga turut menyumbang wisatawan ke Batam di antaranya Jepang (5.924 kunjungan), Amerika Serikat (4.333), United Kingdom (2.684), Vietnam (2.662), serta negara-negara lainnya dengan total 96.133 kunjungan.

BACA JUGA:  Nunez Akhiri Drama Menegangkan di Kandang Brentford

Rudi menyebut, pencapaian ini sejalan dengan visi Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra dalam menjadikan Batam sebagai kota madani yang inovatif, berkelanjutan, dan berbudaya, serta sebagai pusat investasi dan pariwisata.

“Salah satu program prioritas Amsakar-Li Claudia adalah pengembangan sektor investasi dan penguatan destinasi MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions), yang terbukti turut mendorong peningkatan kunjungan wisatawan,” jelas Rudi.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor serta peningkatan infrastruktur pariwisata menjadi kunci penting dalam memperkuat posisi Batam sebagai destinasi utama, baik di tingkat lokal, nasional, maupun mancanegara.

BACA JUGA:  Eriksen Sulit Bernapas di Stadion Ber-AC

“Tak heran jika saat ini Batam semakin dikenal sebagai kota tujuan, tidak hanya untuk berwisata, tetapi juga untuk berinvestasi,” pungkasnya.(*)