82 Ribu Fans Argentina Teken Petisi Minta Final Piala Dunia Diulang, Ini Alasannya

Vincic yang penuh pengalaman memimpin pertandingan final Spanyol vs Argentina. Foto: via MD

edisiana.com – Kekalahan Argentina di partai final Piala Dunia masih menyisakan kekecewaan mendalam bagi para pendukungnya. Bahkan, lebih dari 82 ribu suporter telah menandatangani petisi yang mendesak FIFA mengulang pertandingan final.

Petisi yang dibuat melalui platform Change.org itu diprakarsai oleh Gisela Sanchez. Dia menilai hasil laga seharusnya dibatalkan karena kepemimpinan wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, dianggap kontroversial.

“Final baru-baru ini antara Argentina dan Spanyol ternoda oleh kinerja wasit yang kontroversial dan korup yang, menurut bukti video, disuap untuk memengaruhi hasil pertandingan,” tulis Sanchez dalam petisi tersebut seperti dikutip dari Express pada hari ini.

BACA JUGA:  MU ke Play Off, Arsenal ke-16 Besar Liga Eropa

Sanchez juga menyebut keputusan- keputusan wasit telah merusak jalannya pertandingan dan menghilangkan nilai sportivitas yang seharusnya menjadi roh sepak bola.

“Ini adalah kekecewaan besar bagi para pemain, pelatih, dan, yang terpenting, bagi para penggemar yang mendambakan pertandingan yang ditentukan oleh bakat dan dedikasi di lapangan, dan bukan oleh keputusan wasit yang curang,” lanjutnya.

Karena itu, dia meminta FIFA melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap seluruh insiden yang terjadi selama pertandingan final.

“Oleh karena itu, kami meminta FIFA untuk meninjau insiden-insiden ini dengan serius dan transparan, dan mempertimbangkan untuk mengulang pertandingan final – kali ini tanpa pengaruh wasit yang korup,” tegasnya.

BACA JUGA:  Bayern Tetap Waspada, MU Punya DNA Klub Berbahaya

Kekecewaan juga tampak terlihat di lapangan usai pertandingan. Bek Argentina Nahuel Molina disebut memicu ketegangan setelah diduga melayangkan pukulan ke arah gelandang Spanyol, Rodri, dalam insiden seusai laga.

Meski petisi tersebut telah mendapat dukungan lebih dari 82 ribu tanda tangan, hingga kini belum ada indikasi FIFA akan mempertimbangkan permintaan untuk mengulang pertandingan final.

Sesuai regulasi, hasil pertandingan yang telah disahkan wasit umumnya bersifat final, kecuali ditemukan pelanggaran luar biasa yang memengaruhi keabsahan laga.(maq)