Gol Penalti Kontroversial Selamatkan Ipswich dari Kekalahan di Laga Pembuka Championship

George Hirst di menit-menit akhir dari titik penalti. Foto: via BBC

edisiana.com  – Ipswich Town berhasil menghindari kekalahan pada pertandingan pembuka Championship musim ini setelah bermain imbang 1-1 melawan Birmingham City di St Andrew’s, Jumat malam (8/8). Gol penalti kontroversial dari George Hirst pada menit ke-90+5 menjadi penyelamat bagi tim tamu yang baru saja terdegradasi dari Premier League.

Birmingham City tampil meyakinkan sepanjang laga dan tampak berada di jalur kemenangan setelah Jay Stansfield mencetak gol di awal babak kedua.

Gol tersebut tercipta setelah tembakan pemain anyar Kyogo Furuhashi membentur tiang gawang. Bola pantul langsung disambar oleh Stansfield untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

Namun, harapan Birmingham meraih tiga poin pupus di masa tambahan waktu. Wasit Andrew Kitchen memberikan hadiah penalti kepada Ipswich setelah bola hasil sundulan Jacob Greaves mengenai tangan Lyndon Dykes di dalam kotak penalti.

Keputusan itu menuai protes karena Dykes terlihat berada sangat dekat dengan Greaves dan tangannya tidak dalam posisi aktif menyentuh bola.

Pelatih Birmingham, Chris Davies, menyebut keputusan wasit sebagai “sangat kasar”, terutama karena insiden tersebut bukan satu-satunya momen krusial yang merugikan timnya.

Sebelumnya, gol Kyogo Furuhashi pada awal pertandingan juga dianulir wasit karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap Greaves.

George Hirst yang tampil sebagai eksekutor penalti menjalankan tugasnya dengan baik dan menyamakan kedudukan 1-1. Selebrasi gol ini memicu keributan di lapangan, melibatkan sejumlah pemain dari kedua tim.

Bahkan, gelandang Ipswich Jack Taylor dikabarkan sempat terkena pukulan dari seorang pendukung tuan rumah dalam kekacauan pasca gol.

Hasil imbang ini melansir BBC, menjadi awal yang penuh drama bagi kedua tim. Birmingham harus puas dengan satu poin, sementara Ipswich membawa pulang hasil yang cukup beruntung berkat keputusan kontroversial di akhir laga.(maq)

Exit mobile version