Bola  

Prancis Gagal Penuhi Ekspektasi, Vieira Kecewa Berat: Kami Bermain Sangat Buruk

Didier Deschamps menggunakan taktik serangan balik menghadapi Spanyol. Foto: via MD

edisiana.com – Prancis harus mengubur ambisi menjadi juara Piala Dunia setelah takluk 0-2 dari rival Eropanya, Spanyol. Hasil tersebut membuat Les Bleus hanya mampu mengakhiri turnamen di posisi ketiga, jauh dari ekspektasi publik yang menginginkan gelar juara.

Mantan manajer Crystal Palace sekaligus legenda timnas Prancis, Patrick Vieira, mengaku kecewa dengan performa negaranya sepanjang turnamen. Menurut dia, para pemain gagal menunjukkan kualitas terbaik saat dibutuhkan.

“Seluruh rakyat Prancis pasti kecewa dengan hasil dan performa tim. Semua pemain top kami tampil buruk. Secara kolektif, kami benar-benar bermain sangat buruk,” ujar mantan gelandang timnas Prancis tersebut dinukil dari BBC pada hari ini.

Dalam laga melawan Spanyol, Prancis menyerah dengan skor 0-2. Dua gol La Roja dicetak Mikel Oyarzabal melalui eksekusi penalti serta Pedro Porro.

Kapten Prancis, Kylian Mbappe, turut menyoroti pendekatan taktik yang diterapkan pelatih Didier Deschamps. Menurut Mbappe, timnya kesulitan mengimbangi permainan Spanyol karena kalah jumlah pemain di lini tengah.

“Kami bermain tiga lawan dua di lini tengah, dan melawan Spanyol itu sulit,” kata Mbappe.

Di balik kekalahan tersebut, Deschamps tetap menorehkan catatan bersejarah. Pelatih yang menangani Prancis sejak 2012 itu mencetak rekor sebagai pelatih dengan jumlah pertandingan Piala Dunia terbanyak, yakni 26 laga.

Rekor tersebut dicatatkannya di Dallas, sekaligus melampaui pencapaian mantan pelatih Jerman Barat, Helmut Schön, yang sebelumnya mengoleksi 25 pertandingan.(maq)

Exit mobile version