edisiana.com – AC Milan menaklukkan 3-2 di markas tim lemah Lecce di Serie A pada Sabtu malam. Klub raksasa Italia itu sempat tertinggal tapi berhasil bangkit di babak kedua.
Milan, yang tiba di Lecce dengan rasa frustasi. Pasalnya mereka mengalami tiga kekalahan liga berturut-turut, menjelang pertandingan itu.
Milan mengira telah unggul 47 detik sejak peluit pembukaan dibunyikan. Saat Santiago Gimenez mencetak gol dengan sentuhan pertamanya dari umpan Theo Hernandez.
Gol tersebut dianulir karena offside. Namun ketakutan di awal pertandingan tidak membuat tim tuan rumah gentar.
Secara mengejutkan unggul terlebih dahulu pada menit ketujuh melalui tendangan indah Krstovic ke dalam tiang kanan.
Milan melihat gol lainnya dianulir karena offside ketika Matteo Gabbia mencetak gol dari jarak dekat setelah tendangan bebas Theo Hernandez.
Lecce, yang terakhir kali mencetak gol di kandang sendiri pada akhir Desember, semestinya bisa menambah keunggulan. Sayang tendangan Krstovic membentur tiang gawang pada menit ke-21.
Sementara itu Santiago Pierotti gagal mengeksekusi penalti dua menit kemudian. Krstovic akhirnya menggandakan keunggulan setelah dimulainya kembali permainan. Ia, mencetak gol dengan sentuhan pertama ke sudut kiri bawah.
Nasib baik tuan rumah mulai menurun ketika mereka mencetak gol bunuh diri pada menit ke-68.
Pemain pengganti di babak kedua Rafael Leão memberikan umpan indah kepada João Félix dari sisi kiri.
Pemain asal Portugal itu melepaskan tembakan dari jarak dekat untuk pertama kalinya, sebelum bola memantul dari Gallo dan masuk ke gawang.
Milan kemudian mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran terhadap Pulisic. Dan dikonversi dengan percaya diri oleh pemain Amerika Serikat itu pada menit ke-73 untuk menyamakan kedudukan.
Terlihat bersemangat, ia membawa Milan unggul dari jarak dekat melalui umpan silang hebat lainnya dari Leao sembilan menit sebelum pertandingan berakhir.
Dengan kemenangan naik ke posisi kedelapan dengan 44 poin setelah 28 pertandingan. Mereka tertinggal delapan poin dari Juventus di posisi keempat.
Lecce, pencetak gol terendah Serie A dengan 20 gol, berada di posisi ke-16, tiga poin di atas zona degradasi.(maq)











