Southampton Datang Terluka, Oxford Terjepit Tanpa Nahkoda

Cameron Brannagan resmi jadi kapten Oxford United. Foto: via BBC

BOXING DAY PANAS DI KASSAM!

edisiana.com – Boxing Day menghadirkan drama khas Inggris. Southampton melangkah ke Stadion Kassam untuk menantang Oxford United, tim yang sedang limbung—tanpa manajer, tanpa perlindungan di lini belakang, dan tertekan oleh papan bawah Championship.

Menukil Sport Mole, Oxford kini dua poin dari zona aman. Catatan mereka musim ini tak memberi ampun: 4 menang, 7 imbang, 11 kalah dari 22 laga.

Lebih buruk lagi, tiga kekalahan dari empat laga terakhir, termasuk dua kekalahan tipis beruntun dari Preston North End dan Charlton Athletic. Luka itu belum sembuh.

BACA JUGA:  Leboeuf: Itu Ide Bagus Bila Potter Diganti Zidane

Masalah terbesar U’s? Pertahanan bocor. Sudah 12 pertandingan beruntun tanpa clean sheet. Jumat malam nanti, mereka harus menemukan keseimbangan—menyerang dengan berani, bertahan dengan kepala dingin—atau Kassam kembali jadi saksi penderitaan.

Sejarah memang tak berpihak: enam laga tanpa kemenangan melawan Southampton. Tapi angka-angka itu samar, karena ini pertemuan kompetitif pertama sejak 1996. Masa lalu tak mencetak gol—malam ini yang menentukan.

BACA JUGA:  Valverde Bogem Pemain Villareal

Di sisi lain, Southampton datang dengan ambisi. Mereka membuka Boxing Day dengan defisit empat poin dari enam besar, berbekal 8 menang, 7 imbang, 7 kalah. Konsistensi kandang oke, tapi tandang? Masih jadi PR besar.

Faktanya pahit: empat kekalahan dari enam laga tandang terakhir (2 menang). Lebih mencolok lagi, 20 gol kebobolan dalam 11 laga tandang—dan belum satu pun clean sheet tandang musim ini. Angka yang berteriak minta perbaikan.

Malam ini adalah ujian mental. Oxford berjuang untuk bertahan hidup. Southampton memburu zona elite. Kassam menanti—dan Championship selalu menagih darah.(maq)