McKennie Selamatkan Nyonya Tua

Pedro membayangi pemain Juventus. Foto: via MD

edisiana.com – Juventus harus menerima hasil imbang pahit 2-2 saat menjamu Lazio di Turin. La Vecchia Signora nyaris tumbang di hadapan publik sendiri, sebelum Weston McKennie muncul sebagai penyelamat di saat genting.

Sejak peluit awal, Juventus mengambil alih kendali permainan. Sirkulasi bola cepat, pergerakan rapi, dan tekanan konstan membuat Lazio terkurung di wilayahnya sendiri pada babak pertama.

Namun dominasi itu tak sepenuhnya berbuah hasil, karena ketajaman di depan gawang masih menjadi masalah.

Peluang emas pertama datang lewat sundulan Gleison Bremer setelah 15 menit laga berjalan, tetapi Ivan Provedel tampil luar biasa di bawah mistar dengan refleks yang menepis peluang tersebut.

Teun Koopmeiners sempat membuat Stadion Allianz bergemuruh lewat tembakan keras mendatar dari luar kotak penalti. Sayangnya, euforia itu hanya seumur jagung.

Setelah tinjauan VAR, gol dianulir karena Khéphren Thuram yang berada dalam posisi offside dianggap mengganggu jalur bola.

Gelandang Belanda itu belum menyerah. Ia kembali mencoba peruntungannya dengan tembakan jarak jauh, kali ini bola hanya meluncur tipis di sisi tiang gawang.

Ketika Juventus terlalu asyik menyerang, Lazio justru mematikan. Daniel Maldini mencuri bola dari Manuel Locatelli dan segera mengalirkannya ke Pedro Rodríguez di sisi kiri.

Dengan tenang, Pedro melepaskan tembakan rendah yang sedikit membentur Bremer sebelum mengecoh Michele Di Gregorio. Gol dari serangan pertama mereka.

Lebih menyakitkan lagi, serangan kedua Lazio langsung berujung gol. Sebuah serangan balik sempurna dimulai dari umpan panjang akurat Danilo Cataldi kepada Gustav Isaksen.

Winger asal Denmark itu beradu kecepatan dengan Andrea Cambiaso sebelum melepaskan tembakan tak terbendung yang kembali menaklukkan Di Gregorio.

Juventus tersentak. Provedel kembali menjadi momok setelah menepis tembakan melengkung Kenan Yildiz. Namun tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil.

Dari sisi kanan, Cambiaso mengirim umpan silang tajam ke tiang dekat, dan Weston McKennie menyambarnya dengan sundulan keras—gol yang menyelamatkan Juventus dari kekalahan memalukan.

Melansir MD, Juventus mungkin gagal menang, tetapi setidaknya terhindar dari luka yang lebih dalam. Dan di malam yang nyaris gelap itu, McKennie menjadi cahaya terakhir bagi Nyonya Tua.(maq)

Exit mobile version