edisiana.com – Tekanan terhadap pelatih Eddie Howe kian menguat setelah Newcastle United kembali menelan kekalahan. Kali ini, The Magpies tumbang 1-2 dari AFC Bournemouth pada Sabtu malam.
Tim tamu membuka keunggulan lebih dulu lewat skema cepat dari sisi kanan. Rayan Aït-Nouri berhasil melewati Lewis Hall sebelum mengirim umpan tarik ke Marcus Tavernier.
Tanpa kesulitan, Tavernier menyambar bola dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Tertinggal di babak pertama, Newcastle sempat mendapat tekanan dari suporternya sendiri. Cemoohan terdengar saat turun minum, menandakan kekecewaan publik tuan rumah terhadap performa tim.
Memasuki babak kedua, Newcastle mencoba bangkit. Hasilnya datang dari William Osula yang memanfaatkan kesalahan Evanilson.
Osula merebut bola, berlari cepat, lalu menaklukkan kiper Djordje Petrović meski mendapat tekanan dari Marcos Senesi.
Gol tersebut sempat dianulir oleh wasit Tom Bramall karena dianggap offside. Namun, setelah tinjauan VAR, keputusan berubah dan gol disahkan. Stadion pun bergemuruh oleh sorak sorai pendukung Newcastle.
Sayangnya, euforia itu tak bertahan lama. Di sisa waktu pertandingan, Adrien Truffert muncul sebagai penentu kemenangan Bournemouth lewat gol dramatisnya.
Kekalahan ini, BBC menyebutkan membuat Newcastle tertahan di posisi ke-14 klasemen sementara. Tren negatif tersebut memperbesar tekanan terhadap Howe.
Target menembus lima besar demi tiket Liga Champions kini kian sulit diraih, dan masa depan sang pelatih pun mulai dipertanyakan.(maq)
