edisiana.com – Gara-gara takut terdegradasi dari Liga Championship, klub Luton Town memecat manajernya Rob Edwards. Sebab penampilan skudnya mengecewakan selama musim kompetisi 2024-2025.
Edwards berada di bawah tekanan besar mengingat bagaimana Hatters gagal menyesuaikan diri dengan kehidupan di Championship menyusul degradasi mereka dari Liga Premier musim lalu.
Kepergiannya menandai berakhirnya perjalanan naik turun yang dimulai dengan klub yang memperoleh promosi ke divisi utama untuk pertama kalinya dalam 31 tahun.
Dan berakhir dengan hanya satu kemenangan dalam enam pertandingan terakhir mereka.
“Klub Sepak Bola Luton Town dapat menegaskan bahwa Rob Edwards telah meninggalkan perannya sebagai manajer melalui kesepakatan bersama,” jelas klub Luton Town dalam pernyataan seperti dilansir Daily Mail pada hari ini.
Rob ditunjuk pada November 2022, dan setelah Kejuaraan dilanjutkan setelah jeda Piala Dunia Qatar. Bersama asisten Richie Kyle dan Paul Trollope, ia mengambil alih tim yang berada di posisi ke-10, satu poin di luar play-off.
“Trio ini membimbing Hatters ke posisi ketiga, termasuk kemenangan derby pertama di depan penggemar selama 17 tahun,” tambah klub tersebut.
Kemudian kesuksesan semifinal play-off yang menakjubkan atas Sunderland sebelum memenangkan promosi ke Liga Premier dengan kemenangan adu penalti atas Coventry.
Sementara proses penunjukan manajer baru sudah berlangsung, Paul Trollope dan Richie Kyle, dibantu oleh Mick Harford, akan mengambil alih skuad untuk pertandingan putaran ketiga Piala FA hari Sabtu di Nottingham Forest.(maq)
