edisiana.com – Tuchel mengatakan timnya tidak akan gentar dengan sejarah Liga Champions Madrid yang tak tertandingi. Yang saat ini, tim Spanyol itu telah memenangkan 14 Piala Eropa. Dan, lima di antaranya dalam satu dekade terakhir.
“Kami tidak membicarakan mitos Bernabeu adalah salah satu stadion yang paling sulit untuk dimenangkan, tapi itu bukan tidak mungkin,” ucap pelatih Bayern Munich itu dikutip dari ESPN pada Rabu ini.
Menurut Tuchel, pada pertandingan pertama timnya memiliki penampilan lebih bagus dari Madrid. Tapi berakhir dengan skor imbang 2-2.”Tapi itu mungkin keuntungan 51 persen untuk Real Madrid,” ucapnya.
“Mereka jelas merupakan salah satu klub terbesar di dunia. Namun kami juga merupakan klub besar di Eropa. Itu sebabnya ini adalah pertarungan yang hebat,” tutur mantan manajer Chelsea itu.
Kapten Bayern Manuel Neuer pernah membintangi Bernabeu. Dia, memenangkan adu penalti di stadion tersebut pada semifinal Liga Champions 2012.
“Saya tahu Bernabeu. Stadion ini istimewa, bersejarah. Tidak banyak stadion di Eropa yang tempat bermainnya lebih baik.Ketika suasana begitu emosional di stadion seperti ini. Anda memerlukan rasa percaya diri, Anda perlu percaya dalam diri. Tidak bisa terintimidasi,” terang kiper Munich tersebut.
Dan bila Munchen, tambah Tuchel, ingin mengulangi kemenangan itu, skuadnya harus terhubung dengan inner child mereka. Melaju ke final Liga Champions.
“Saya tadi mengatakan bahwa pada malam seperti ini, harus terhubung dengan inner child Anda, dan menyadari bahwa kita semua bermimpi sebagai anak-anak untuk menjadi bagian dari permainan seperti ini. Kita bisa bangga berada di sini, tapi itu tidak akan menghentikan langkah lain menuju Wembley,” paparnya.(maq)
