edisiana.com – Musim ini, musim terburuk Ajax. Minggu kemarin mereka kalah telak 0-6 dari rivalnya Feyenoord di Eredivisie.
Bentrokan antara kedua tim, yang dijuluki De Klassieker (Klasik), adalah pertandingan paling menonjol di Liga Belanda.
Namun keterpurukan Ajax musim ini membuat Feyenoord dengan mudah menyingkirkan rival mereka. Feyenoord unggul tiga gol di babak pertama.
Yang masing-masing dicetak oleh Igor Paixão , Yankuba Minteh dan David Hancko. Lalu tiga gol dalam kurun waktu sembilan menit di babak kedua.
Kali ini melalui Minteh dan Paixão menambah jumlah gol mereka melalui gol Quinten Timber.
Pelatih Ajax John van Schip mengatakan dalam pertandingan ini tidak sesuai dengan apa yang direncanakan.
“Kami dikalahkan di semua lini hari ini. Fisik, kecepatan dalam duel. Kami mendapat empat gol dari kesalahan pribadi. Itu karena tekanan yang diberikan Feyenoord,” terangnya dikutip dari ESPN pada hari ini.
“Ini lebih dari memalukan. Kami semua. Staf dan pemain,” ujar John Van Schip menambahkan
Hasil ini membuat Ajax berada di peringkat keenam dengan 45 poin, tertinggal 24 poin di belakang tim peringkat kedua Feyenoord. Dan ini menjadi kekalahan mereka yang kedelapan di liga musim ini.(maq)
