edisiana.com — Valencia sedang berada dalam situasi yang mengkhawatirkan. Tiga kekalahan beruntun di awal musim, termasuk pembantaian 0-5 dari Barcelona di Mestalla, semakin memperdalam luka klub yang tengah berjuang keluar dari krisis.
Mantan penjaga gawang Valencia, Santiago Cañizares, tak ragu menunjuk satu nama yang menurutnya menjadi sumber utama persoalan: pemilik klub, Peter Lim.
“Valencia CF sedang terluka parah. Agar Peter Lim pergi, harus ada seseorang yang mau membeli Valencia CF,” ujar Cañizares dikutip dari MD pada hari ini.
Kekalahan telak dari Barcelona menjadi pukulan terbaru. Bermain di hadapan lebih dari 40 ribu pendukung di Mestalla, Valencia tak mampu memberikan perlawanan dan harus menerima kekalahan 0-5. Hasil tersebut semakin memperbesar tekanan terhadap manajemen klub.
Bagi Cañizares, persoalan Valencia bukan sekadar hasil buruk di atas lapangan. Ia menilai hubungan antara Peter Lim dan para pendukung telah menjadi masalah yang jauh lebih besar.
“Klub ini memiliki basis penggemar yang luar biasa. Masalahnya adalah Peter Lim tidak mau mendengarkan mereka yang datang untuk membeli klub, yang terakhir kurang dari setahun yang lalu. Kita punya masalah: bagaimana kita bisa membuat Lim menjual Valencia CF?” katanya.
Cañizares juga memahami bahwa mencari sosok yang bersedia membeli Valencia bukan perkara mudah. Namun, menurutnya, tekanan dari publik menjadi salah satu jalan yang tersisa untuk mendorong perubahan di Mestalla.
“Siapa yang akan membelinya? Itu akan menjadi masalah selanjutnya. Hanya ada satu cara, yaitu dengan tekanan sosial,” tegasnya.
“Sekarang hanya rakyat yang bisa menyelamatkan Valencia. Meskipun tidak adil untuk menuntutnya dari mereka,” lanjut mantan kiper tersebut.
Cañizares menilai kondisi Valencia bahkan telah melewati batas persoalan sepak bola biasa. Kekalahan dan hilangnya tiga poin hanyalah gejala dari masalah yang jauh lebih dalam.
“Masalahnya bukan kehilangan tiga poin; masalahnya jauh lebih serius, dan mereka sangat ingin memicu pemberontakan publik,” tutup Cañizares.(maq)











