edisiana.com – Arsenal harus bekerja keras sebelum akhirnya memastikan tiket ke perempat final Piala FA. Menghadapi perlawanan gigih Mansfield Town, The Gunners menang tipis 2-1 berkat gol penentu dari Eberechi Eze.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi dari Arsenal. Bintang muda mereka, Dowman, tampil menonjol sejak menit awal. Ia menciptakan dua peluang emas, namun keduanya berhasil digagalkan pertahanan Mansfield.
Tekanan itu akhirnya berbuah ketika Noni Madueke membuka keunggulan bagi tim tuan rumah.
Namun Mansfield menolak menyerah. Tim tamu mampu memanfaatkan celah di lini belakang Arsenal dan berhasil menyamakan kedudukan, membuat Emirates Stadium sempat terdiam.
Melihat situasi mulai berbahaya, manajer Arsenal segera mengambil langkah tegas.
Ia memasukkan pemain berpengalaman Eberechi Eze dan Jurrien Timber dari bangku cadangan untuk menghindari potensi kejutan di ajang piala.
Gol penyama Mansfield bermula dari kesalahan Salmon. Umpan yang ia coba arahkan kepada Cristhian Mosquera terlalu pendek dan berhasil dipotong lawan.
Bola jatuh ke kaki pemain pengganti Will Evans yang dengan tenang menaklukkan Kepa Arrizabalaga.
Arsenal sempat berada dalam tekanan, tetapi kualitas akhirnya berbicara. Pada menit ke-66, Eberechi Eze melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan kiper Mansfield. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan The Gunners.
Peluit akhir memastikan Arsenal melaju ke perempat final. Kemenangan ini menjaga mimpi besar mereka tetap hidup—peluang meraih quadruple masih terbuka.
Lebih dari itu, melansir BBC, Arsenal akhirnya kembali mencapai perempat final Piala FA untuk pertama kalinya sejak mereka mengangkat trofi pada musim pertama Mikel Arteta sebagai manajer pada 2020. Sebuah malam yang menegangkan, tetapi berakhir manis bagi The Gunners.(maq)
