Gelandang Australia Dapat Baju Messi Tampil yang ke-1000

429
Cameron Devlin mendapat baju Messi yang tampil ke-1000 dalam karirnya saat melawan Australia. Foto: Getty

Seleb, edisiana.comGelandang Australia Cameron Devlin mendapat baju bintang Argentina Lionel Messi di akhir Piala Dunianya. Baju sangat spesial karena kostum ke-1000 Messi sepanjang karirnya.  

Devlin tidak bermain semenit pun di Piala Dunia 2022. Tapi saat  meninggalkan Qatar dia beruntung. Bisa bertukar kaus dengan pemain Argentina Lionel Messi setelah pertandingan babak 16 besar.

Pemain Heart of Midlothian di papan atas Skotlandia sedikit sedih usai Socceroos tersingkir 2-1 melawan Agentina. Messi salah satu mencetak gol dalam pertandingan ke-1.000nya.

BACA JUGA:  Duh, Sudahlah Kalah, Pemain Soton Gegar Otak

“Saya pergi (ke lapangan) dan menghibur semua rekan setim terlebih dahulu dan kemudian menjabat tangan Messi,” kata Devlin seperti dilansir Independent via Yahoo di bandara Sydney setelah tiba kembali dari Qatar.

“Tidak ada mengatakan apa-apa, jadi saya hanya mencoba keberuntungan saya dan dia berkata,”Sampai jumpa,” dan itulah yang terjadi,” tambahnya. 

BACA JUGA:  Akankah Pochettino Dipecat? Ini Tanda-tandanya

Video yang dibagikan secara online menunjukkan Messi yang bertelanjang dada menyerahkan kausnya kepada Devlin dan merangkul Socceroo.

“(Saya ingin) salah satu dari teman satu tim lainnya memiliki kesempatan terlebih dahulu, tetapi tidak ada yang mengambilnya. Jadi saya pikir mengapa tidak?” kata pemain yang berusia 24 tahun itu. 

Dia mengaku tidak tahu persis baju miliknya dikasi ke Messi. Apakah dibuang ke tanah atau ruang ganti atau pun dipajang di rumahnya. “Saya terkejut saja, dia bahkan mengambil baju saya,” ujarnya. 

BACA JUGA:  53 Tokoh Pembentukan Provinsi Kepri Dapat Penghargaan, Nama Ansar Ahmad Tak Muncul

“Dia pasti tidak akan tahu siapa saya, tapi dia pria yang cukup baik dan pria yang cukup rendah hati untuk tetap menunjukkan rasa hormat itu,” sambungnya. 

Devlin mengatakan dia akan menyimpan jersey Messi di rumah dan ayahnya yang merawatnya.

“Saya tidak berpikir dia akan membiarkan saya menyentuhnya lagi,” tambahnya.(maq)

BAGIKAN