edisiana.com – Bayern Munich kembali menunjukkan DNA juara mereka. Di Allianz Arena, raksasa Bavaria itu menaklukkan FC Union Berlin dan memperpanjang rekor tak terkalahkan di kompetisi domestik menjadi 25 pertandingan—angka yang membuat seluruh Jerman kembali menggeleng kagum.
Laga belum panas, Bayern sudah dapat hadiah. Sebuah situasi kacau membuat Union Ilyas Ansah justru mengarahkan bola ke gawangnya sendiri. Bayern memimpin tanpa perlu memecah keringat.
Dan tentu saja, siapa lagi kalau bukan Harry Kane yang menambah pesta. Bomber Inggris itu mencetak gol ke-25 musim ini di semua kompetisi—statistik yang hanya bisa disamai oleh Kylian Mbappé sang galáctico Real Madrid. Kelas dunia.
Gerakan cerdas Kane saat menyambut bola mati Michael Olise memaksa Leite panik hingga menyundul bola melewati kipernya sendiri.
Namun drama tak berhenti: Kane sempat memberi harapan bagi Union ketika ia tak sengaja mengenai Leite dengan lengannya—membuat tensi pertandingan makin membara.
Union bermain seperti tim yang tak punya rasa takut: agresif, menekan, dan memenangi bola kedua. Mereka punya peluang emas untuk menyamakan kedudukan, tetapi penyelesaian akhir mengkhianati mereka. Bayern pun selamat.
Luis Díaz sempat mengira ia telah menutup malam dengan gol pada menit ke-75 lewat penyelesaian yang sangat dingin. Tetapi bendera hakim garis naik—offside, dan pesta harus ditunda.
Melansir BBC, akhirnya, Bayern memastikan tempat di delapan besar, bergabung dengan pemenang 2023 Bayer Leverkusen dan juara bertahan VfB Stuttgart, yang sebelumnya masing-masing menyingkirkan Borussia Dortmund dan VfL Bochum.
Bayern tetap Bayern: kokoh, kejam, dan sulit dihentikan. Bundesliga kembali bergetar.(maq)











