edisiana.com – Manchester United, lagi-lagi mengecewakan. Di Old Trafford yang biasanya angker, Setan Merah justru tampil sayu dan hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan West Ham pada Jumat dini hari.
Di bawah komando Ruben Amorim, United hanya meraih satu kemenangan dari empat laga kandang Premier League. Sebaliknya, West Ham datang dengan mental baja: cuma sekali kalah dari sembilan partai tandang terakhir di liga ketika masih tanpa gol di jeda.
Setelah 45 menit pertama yang datar, pertandingan baru menemukan denyutnya di awal babak kedua. Tepat delapan menit setelah restart, Old Trafford bergemuruh ketika Casemiro melepaskan tembakan yang terdefleksi dan jatuh manis ke kaki Diogo Dalot.
Tanpa kawalan, dari jarak sekitar 10 yard, ia menaklukkan Areola dan membawa United unggul.
Tertinggal, West Ham membalas. Potts hampir menyamakan kedudukan lewat tendangan voli yang mengenai tiang dan menghasilkan sepak pojok. Momen panas terjadi ketika Mbuemo terjatuh di area penalti, memicu teriakan keras untuk penalti—wasit bergeming.
United sempat mendekati gol kedua: Zirkzee memaksa Wan-Bissaka melakukan penyelamatan heroik di garis gawang, sementara tendangan Bruno Fernandes hanya menghantam tiang setelah aksi akrobatiknya.
Drama Menit 83: Old Trafford Membeku
Namun petaka datang tujuh menit sebelum waktu normal usai. Dari situasi sepak pojok, sundulan Jarrod Bowen ditepis dengan brilian oleh Mazraoui di garis gawang. Bola liar jatuh tepat ke kaki Soungoutou Magassa, yang tanpa ampun menghajar bola ke gawang hampir kosong.
Ledakan kegembiraan fans The Hammers di tribun tamu langsung mengoyak sunyi Old Trafford. United terdiam—bahkan terlihat pasrah.
Usai laga, kapten West Ham Jarrod Bowen mengakui betapa sulitnya bermain di Theatre of Dreams, namun percaya timnya pantas mendapat hasil.
“Kami punya keyakinan itu, Anda bisa melihatnya. Lalu kami mendapat gol dari situasi bola mati yang sangat penting bagi kami. Sounga mencetak gol pertamanya, saya sangat senang untuknya—dia pantas mendapatkannya,” ujar Bowen dikutip dari BBC.
Hasil ini kembali menegaskan satu hal: Manchester United sedang menjadi tempat nyaman bagi tim tamu.(maq)










