edisiana.com – Fenerbahce meraih kemenangan dramatis saat menjamu Liverpool dalam lanjutan Liga Champions. Bermain di Istanbul, Rabu malam, tuan rumah menang dengan skor 3-2. Hasil ini sekaligus menjadi debut manis mantan pemain Liverpool, Dirk Kuyt, sebagai pelatih Fenerbahce.
Liverpool lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-25. Tembakan voli Nyoni sempat membentur pemain lawan sebelum meluncur deras melewati Ederson dan mengubah skor menjadi 1-0.
Namun, Fenerbahce mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Greenwood. Bola yang membentur Jacquet berubah arah dan mengecoh Alisson. Skor pun menjadi 1-1.
Selepas turun minum, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Pergantian pemain yang dilakukan Iraola turut memberikan warna baru dalam permainan. Isak kemudian mencetak gol melalui sundulan untuk membawa Liverpool kembali unggul.
Namun, keunggulan The Reds tidak bertahan lama. Hanya berselang empat menit, Fenerbahce kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-73. Umpan silang Kante yang disundul Gakpo ke arah belakang menciptakan peluang bagi tuan rumah.
Brown kemudian memanfaatkan situasi tersebut dengan menyelinap di belakang Szoboszlai. Saat posisi Alisson tidak ideal, bola berhasil dikirim ke dalam gawang Liverpool.
Kuyt merespons dengan melakukan pergantian pemain untuk meningkatkan daya gedor. Keputusan tersebut berbuah manis setelah Muriqi menunjukkan ketajamannya.
Penyerang asal Kosovo itu mencetak gol kemenangan pada menit ke-79. Memanfaatkan umpan lambung Brown yang membuat lini pertahanan Liverpool kalang kabut, Muriqi melepaskan sundulan ke sudut kiri bawah gawang.
Sebaliknya, kekalahan ini membuat Liverpool harus turun satu tingkat ke posisi kelima klasemen sementara Liga Champions.
Kemenangan 3-2 ini menjadi hasil penting bagi Fenerbahce. Selain memberikan awal positif bagi Kuyt sebagai pelatih, hasil tersebut sekaligus mengakhiri catatan buruk tuan rumah yang tidak pernah menang dalam 10 pertandingan terakhir.(maq)
