edisiana.com – Inter Milan meraih kemenangan meyakinkan saat bertandang ke markas Feyenoord dalam lanjutan Liga Champions, Selasa malam. Bermain di Stadion De Kuip, Nerazzurri sukses membawa pulang tiga poin setelah menang telak 3-0.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Inter Milan dalam persaingan fase liga. Tambahan tiga poin membuat wakil Italia tersebut naik ke posisi ke-14 klasemen sementara.
Inter langsung menunjukkan efektivitas permainan sejak babak pertama. Bisseck dan Esposito masing-masing mencetak gol untuk membawa tim tamu unggul 2-0 sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Inter kembali memberikan ancaman. Bahkan, baru 68 detik setelah pertandingan dilanjutkan, Spence sudah memaksa kiper Ernst bekerja keras untuk mengamankan gawang Feyenoord.
Tekanan Nerazzurri akhirnya kembali membuahkan hasil. Pada menit ke-54, Zielinski mencetak gol ketiga Inter melalui penyelesaian akurat ke sudut kiri bawah gawang.
Gol tersebut tercipta setelah menerima umpan matang dari Barella. Inter pun semakin nyaman mengendalikan pertandingan dengan keunggulan tiga gol.
Nerazzurri sebenarnya sempat mencetak gol tambahan melalui skema serangan yang terorganisasi dengan baik. Namun, gol tersebut dianulir karena Esposito lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Di sisi lain, Feyenoord berusaha bangkit dengan meningkatkan penguasaan bola dan tekanan setelah kebobolan gol ketiga. Akan tetapi, tuan rumah kesulitan menciptakan peluang berbahaya dan gagal memberikan ancaman serius kepada kiper Inter, Yann Sommer.
Kekalahan ini menjadi hasil buruk bagi Feyenoord. Mereka telah menelan tiga kekalahan dalam empat pertandingan Liga Champions dan harus turun ke posisi ke-30 klasemen sementara yang dihuni 36 tim.
Sebaliknya, Inter Milan semakin menunjukkan konsistensi di kompetisi Eropa. Dua kemenangan beruntun membuat Nerazzurri kembali berada di jalur persaingan untuk mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar.
Melansir ESPN, hasil ini menempati posisi ke-14, Inter masih memiliki peluang untuk menembus delapan besar klasemen fase liga. Konsistensi pada pertandingan berikutnya akan menjadi faktor penting bagi perjalanan mereka di Liga Champions musim ini.(maq)
