Singkirkan Kanada 3-0
edisiana.com – Maroko kembali menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim kejutan di panggung sepak bola dunia. Singa Atlas memastikan satu tempat di perempat final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan tuan rumah Kanada dengan skor meyakinkan 3-0 pada babak 16 besar yang berlangsung di Houston, hari ini.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Kanada sebagai tuan rumah. Mereka menjadi tuan rumah pertama yang tersingkir di Piala Dunia 2026 setelah langkahnya terhenti di fase gugur.
Jalannya pertandingan sempat berlangsung datar. Babak pertama tidak menyuguhkan banyak peluang berbahaya dari kedua tim. Namun, situasi berubah drastis setelah turun minum. Maroko tampil lebih agresif, efektif, dan mampu memanfaatkan setiap peluang yang dimiliki.
Gol pembuka lahir melalui Azzedine Ounahi yang sukses memanfaatkan umpan Achraf Hakimi dari skema tendangan bebas. Gol tersebut menjadi titik balik yang membuat Maroko semakin percaya diri mengendalikan permainan. Ounahi kembali menjadi sorotan ketika memanfaatkan kelengahan lini belakang Kanada sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan kiper Maxime Crepeau.
Di penghujung laga, Brahim Diaz kembali menunjukkan kualitasnya sebagai kreator serangan. Umpannya kepada pemain pengganti Abde Rahimi berbuah gol pada masa tambahan waktu. Assist tersebut menjadi assist keempat Diaz sepanjang Piala Dunia 2026, sebuah pencapaian yang mencatatkan rekor baru bagi pemain asal Afrika di ajang ini.
Menariknya, kemenangan telak Maroko tidak dibangun melalui dominasi jumlah peluang. Mereka hanya mencatatkan lima tembakan sepanjang pertandingan. Meski demikian, efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda. Bahkan, menurut catatan statistik sejak 1966, jumlah lima tembakan tersebut merupakan yang paling sedikit yang pernah dicatatkan oleh tim pemenang pada fase gugur Piala Dunia.
Statistik itu memperlihatkan bahwa sepak bola modern tidak selalu dimenangkan oleh tim yang paling sering menyerang. Efisiensi, disiplin bertahan, dan kemampuan memaksimalkan peluang menjadi modal utama Maroko untuk terus melangkah.
Kini tantangan yang lebih besar telah menanti. Maroko akan kembali berhadapan dengan Prancis di babak perempat final. Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung Kamis mendatang itu juga menjadi kesempatan bagi Singa Atlas untuk melanjutkan kiprah impresif mereka sekaligus mengulang pencapaian menembus delapan besar Piala Dunia untuk kedua edisi secara beruntun.
Dengan performa yang semakin matang dan kepercayaan diri yang terus meningkat, Maroko kembali membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan baru dalam sepak bola dunia.(maq)
